Radar Selatan

Bulukumba

20 Daerah Raih Penghargaan WTP Terbaik

ANJAR/RADAR SELATAN Bupati Bulukumba, A M Sukri Andi Sappewali menerima penghargaan WTP dari Kementerian Keuangan RI yang diserahkan Gubernur Sulsel, Nurdin Abdullah di Ruang Pola Kantor Gubernur Sulsel, Kamis, 18 Oktober. (Dok. Diskominfo Bulukumba)
* Nurdin: Terima Kasih Syahrul Yasin Limpo
MAKASSAR, RADAR SELATAN.CO.ID  — Sebanyak 20 kabupaten/kota di Sulawesi Selatan meraih penghargaan Opini Wajar Tanpa Pengecualian (WTP) terbaik dari Kementerian Keuangan RI. Lima di antaranya dari wilayah selatan Sulsel, yakni Bulukumba, Bantaeng, Selayar, Sinjai, dan Gowa.
Penghargaan diserahkan melalui Gubernur Sulsel, Nurdin Abdullah pada Rapat Koordinasi Monitoring dan Pengendalian Pembangunan Triwulan III Pemerintah Provinsi Sulawesi Selatan. Acara yang berlangsung di Ruang Pola Kantor Gubernur Sulsel, Kamis 18 November 2018 itu dihadiri seluruh bupati/walikota dan kepala Bappeda se Sulawesi Selatan.
Selain kabupaten/kota, Pemprov Sulsel juga mendapatkan penghargaan serupa atas keberhasilannya meraih Opini WTP sebanyak delapan kali berturut-turut. Sementara Bulukumba sendiri tercatat sudah enam kali meraih predikat serupa secara berturut-turut.
Gubernur Sulsel, Nurdin Abdullah dalam sambutannya mengatakan, penghargaan tersebut sebagai wujud keberhasilan pemerintah daerah dalam menyusun dan menyajikan laporan keuangan selama beberapa tahun terakhir. Perstasi ini sekaligus menjadi bukti kesinambungan dan harmonisasi pemerintahan di Sulsel.
“Saya baru sebulan gubernur, langsung mendapat penghargaan. Jadi tentu kita patut menyampaikan selamat kepada Bapak Syahrul Yasin Limpo. Beberapa bupati yang baru juga dapat penghargaan,” ucapnya disambut aplaus para kepala daerah yang hadir.
Nurdin Abdullah berharap, prestasi yang diraih dapat memotivasi pemerintah daerah dalam mewujudkan pemerintah yang baik dan bersih (good govenance and clean governance). Menurut Nurudin, tugas pemprov sebagai jembatan penghubung antara pemerintah pusat dan pemerintah daerah kabupaten/kota.
Dalam program kerja 100 hari kepemimpinannya, ia lebih fokus dalam pembenahan sektor administrasi, birokrasi, perizinan serta penganggaran dalam APBD.
“Saya berharap para bupati/walikota proaktif memberikan informasi dan masukan kepada kami atas kondisi di daerah masing-masing,” ujarnya.
Sebagai kepala daerah, lanjut Nurdin, sudah semestinya meneruskan pembangunan yang telah diwujudkan kepala daerah sebelumnya.
“Ini wujud sistem. Artinya, sejelek-jeleknya pendahulu kita, pasti ada kebaikannya. Oleh karena itu, kalau mau bangsa ini maju, kita harus maju secara berkesinambungan,” tambahnya.
“Jangan karena selera kita berbeda, selera pendahulu kita, kita tinggalkan. Termasuk apapun yang ditinggalkan, punya kewajiban untuk dilanjutkan,” sambunya lagi.
Pada kesempatan itu, Bupati Bulukumba, AM Sukri Sappewlai menyampaikan terima kasih kepada suluruh pihak atas raihan prestasi tersebut. Menurutnya, apa yang diraih tidak lepas dari usaha dan kerja keras seluruh aparatur untuk mewujudkan pengelolaan administrasi keuangan yang akuntabel.
“Tidak ada hasil yang akan mengkhianati proses,” ujarnya.
Penghargaan tersebut, lanjut Sukri, menjadi motivasi untuk pemerintah daerah mempertahankan kinerja yang baik. Tidak terlena dengan prestasi yang ada, justru menjadikan tantangan untuk meningkatkan prestasi.
“Perjalanan ini masih panjang, jadikan ini sebagai cambuk untuk semakin meningkatkan kinerja kita,” tambahnya.
“Sekali lagi, terima kasih kepada pak wakil bupati, pak sekda, serta seluruh kepala OPD dan jajarannya. Dan terkhusus kepada seluruh kepala desa/lurah dan masyarakat Bulukumba, mari kita bersama-sama membangun Bulukumba yang kita cintai ini,” sambungnya.
Selain kelima daerah di wilayah selatan Sulsel, 15 daerah lainnya yang mendapat pengargaan serupa di antaranya Kota Makassar, Palopo, dan Parepare, serta Luwu Utara, Pangkep, Sidrap, Soppeng, Bone, Pinrang, Toraja Utara, Maros, Wajo, dan Luwu. (rilis/*)

Berita Populer

To Top
Do NOT follow this link or you will be banned from the site!