Ketua Demokrat Bulukumba Mundur – Radar Selatan

Radar Selatan

Politik

Ketua Demokrat Bulukumba Mundur

REPORTER: RAKHMAT FAJAR- ANJAR S MASIGA
EDITOR: RISKANDI NUR

* Tidak Ingin Mengecewakan Partai

BULUKUMBA, RS — Percaturan politik di Bumi Panrita Lopi, semakin menarik. Ketua Umum Dewan Pimpinan Cabang (DPC) Partai Demokrat Bulukumba, Andi Mahfud mengundurkan diri dari jabatannya yang selama ini diamanahkan.
Pengunduran diri Andi Mahfud, dilakukan secara resmi dengan membawa surat ke sekretariat Dewan Pimpinan Daerah (DPD) Demokrat Sulsel, Jalan Pengayoman, Makassar, Rabu 7 Oktober, sekitar pukul 03:45 Wita, kemarin.
Sehari sebelumnya, Komisi Pengawas DPD Demokrat telah mengundang pengusaha property ini untuk memberikan penjelasan wacana yang beredar bahwa ketidak seriusannya untuk mendukung pasangan calon (Paslon) yang telah diusung partai yakni, AM Sukri Sappewali – Tomy Satria pada Pemilukada.
“Selama ini secara konstitusi saya mendukung pak Sukri, tetapi kalau secara pribadi pilihanku ke Pak Masykur. Itulah kenapa, pertemuan dengan komisi pengawas ini, saya juga langsung menyetor surat pengunduran diri saya sebagai Ketua Demokrat Bulukumba. Saya tidak ingin pilihanku ini terbagi,” katanya, kepada Wartawan FAJAR (Group Radar Selatan), Rabu 7 Oktober.
Alasan lain, keputusan dengan melepas jabatan yang diembannya lima tahun terakhir ini sebab ia sadar aturan dan etika sebagai ketua partai. Apalagi, kata dia, ia telah memiliki kesepakatan program dengan pasangan nomor 4 Masykur Andi Sultan-Andi Edy Manaf untuk Kabupaten Bulukumba kedepannya.
“Saya tahu selama ini telah melanggar. Olehnya itu, sayakan ketua partai, hakikat dari ketua partai sangat tidak boleh menduakan pilihan. Maka dari itu, sangat tidak layak kalau pilihan saya mendua,” ungkapnya.
Andi Mahfud mengungkapkan, setelah surat pengundurannya itu masuk kebagian komisi pengawasan, selanjutnya, hal ini akan dibahas kedalam internal DPD Demokrat Sulsel. Diterima tidaknya surat pengunduran dirinya, Mahfud mengungkapkan tidak terlalu mempersoalkan.
“Mau diterima atau tidak itu dikembalikan kepada kebijakan partai. Sebab saya telah terus terang bahwa ada kesepakatan program dengan pasangan nomor 4 yakni Masykur Sultan dan Edy Manaf,” tambahnya.
Sekretaris DPD Demokrat Sulsel, Syamsu Rizal mengungkapkan, belum mengetahui hal ini. Tetapi, pria yang sering disapa Deng Ical ini membenarkan bahwa Mahfud Sultan telah dipanggil oleh pihak Komisi Pengawas partai. “Jauh sebelumnya Persoalan ini kita telah membahasnya, salah satunya kinerja pak Mahfud sebagai ketua Partai di daerah. Maka dari itu, kita berikan kepada komisi pengawasan,” ungkapnya, saat dihubungi via ponselnya, Rabu, 7 Oktober.
Tetapi, kata Wakil Walikota Makassar ini jika yang bersangkutan telah memasukkan surat pengunduran dirinya melalui bagian komisi pengawasan. Secepatnya akan dibahas dalam internal Partai. “Setelah masuk suratnya, kita akan bahas di partai,” terangnya.
Sama halnya dengan Wakil Ketua DPD Demokrat Sulsel, Selle KS Dalle mengaku, tidak mengetahui pengunduran diri Ketua DPC Partai Demokrat Bulukumba, Andi Mahfud. “Belum, ada surat pengunduran dirinya. Tapi jika memang sudah ada ya pasti itu akan diproses apakah diterima atau tidak karena kami tetap menganggap pak Andi Mahfud sebagai kader Demokrat yang memiliki jasa,” singkatnya, saat dihubungi via ponselnya, kemarin. (fjr/**)

To Top
Do NOT follow this link or you will be banned from the site!