Air Mata dan Bantahan Dewie Yasin Limpo – RADAR SELATAN

RADAR SELATAN

Politik

Air Mata dan Bantahan Dewie Yasin Limpo

Jakarta – KPK resmi menahan Dewie Yasin Limpo setelah diperiksa lebih dari 24 jam. Usai diperiksa, Dewie mengucurkan air mata seraya membantah dirinya meneriap uang suap, dini hari tadi.
Dewi ditangkap KPK di Bandara Soekarno Hatta Cengkareng pada pukul 19.00 WIB, Selasa (20/10). Penangkapan Dewi merupakan rangkaian dari Operasi Tangkap Tangan (OTT) pada 5 tersangka sebelumnya. Semua tersangka langsung digelandang ke Gedung KPK Jl Rasuna Said, Jakarta.
Semua tersangka berturut-turut keluar dari Gedung KPK lewat tengah malam, Kamis (22/10). Rinelda yang terlebih dulu keluar dengan berompi oranye khas tahanan KPK. Sekretaris pribadi Dewie itu tampak menutupi wajahnya dengan pashmina ketika keluar sekitar pukul 01.00 WIB. Dia tidak mengucapkan sepatah kata pun dan langsung masuk ke mobil tahanan.
Setelah itu giliran Bambang yang keluar sekitar pukul 01.24 WIB. Staf ahli Dewie itu hanya tersenyum tanpa mengeluarkan sepatah kata dan juga langsung masuk ke mobil tahanan.
Kemudian Iranius yang mendapat giliran berikutnya. Kepala Dinas Pertambangan dan Energi Kabupaten Deiyai itu tampak mengenakan topi dan keluar sekitar pukul 01.44 WIB. Lagi-lagi, dia tak bicara dan langsung masuk ke mobil tahanan.
Setelah itu giliran, Setiadi yang keluar dari ruang pemeriksaan sekitar pukul 02.00 WIB. Setiadi yang diam saja itu terlihat mengenakan sweater yang dililitkan ke sekeliling kepala dan hanya menunjukkan wajahnya.
Dan tersangka terakhir yang keluar yaitu Dewie yang keluar sekitar pukul 02.32 WIB. Dewie mengaku tidak menerima uang suap yang disangkakan kepadanya.
“Saya tidak pernah menerima, melihat uang (suap) saja tidak pernah,” kata Dewie dengan suara terisak ketika keluar dari ruang pemeriksaan.
Ketika ditanya mengenai jumlah uang suap sebesar SGD 177.700 atau sekitar Rp 1,7 miliar yang disangkakan diterima dirinya, Dewie mengaku baru mendengarnya. Politisi Hanura itu mengatakan akan membuktikan bahwa dia tidak bersalah.
“Baru saya dengar (soal duit suap). Saya akan buktikan kalau saya tidak bersalah,” kata Dewie.
(in)

To Top