PP Lahir untuk Kembalikan Marwah Pancasila – Radar Selatan

Radar Selatan

Bulukumba

PP Lahir untuk Kembalikan Marwah Pancasila

28 Oktober bukan saja hari lahirnya Sumpah Pemuda. Di kalangan Pemuda Pancasila, 28 Oktober adalah momen bersejarah di mana organisasi Pemuda Pancasila lahir. 56 tahun yang lalu tepatnya tanggal 28 oktober 1959 Pemuda Pancasila lahir dimotori oleh Jend. A.H. Nasution, Jend. Sambas, Jend. Achmad Sukma Wijaya serta didukung oleh Panglima TNI seluruh Indonesia. Bagaimana dan seperti apa eksistensi organisasi ini di Bulukumba? Berikut wawancara khusus dengan Plt Ketua MPC Pemuda Pancasila, Andi Atnan.

Selamat HUT Pemuda Pancasila. Sebagai Ketua MPC Pemuda Pancasila, apa makna HUT ke-56 Pemuda Pancasila menurut Anda?

Terima kasih. Pemuda Pancasila lahir karena dikeluarkannya Dekrit Presiden 1959 oleh Presiden Soekarno untuk kembali ke UUD 1945 serta Membubarkan Parlemen & Konstitusi. Disini jelas Pemuda Pancasila lahir sebagai generasi pelurus bangsa yang saat itu republik ini sedang diuji oleh pengkhianat bangsanya sendiri. Pemuda Pancasila lahir untuk mengembalikan marwah Pancasila. Makna HUT ke-56 tahun ini, Pemuda Pancasila harus menjadi organisasi Pemuda yang semakin kuat dan mengakar di masyarakat.

Pemuda Pancasila memiliki sejumlah lembaga sayap. Bisa Anda jelaskan ada berapa lembaga sayap Pemuda Pancasila?

Di Pemuda Pancasila memang ada yang disebut lembaga sayap. Ada Srikandi PP, Satuan Pelajar Siswa dan Mahasiswa (Sapma), lembaga pengusaha PP, lembaga komando inti mahatidana (KOTI), lembaga penyuluhan dan bantuan hukum, lembaga buruh dan pekerja, lembaga tani dan nelayan, dan lembaga pelestarian sumber daya alam dan lingkungan hidup.
Apakah semua lembaga sayap itu juga ada di tingkat kabupaten?
Iya. Khusus Bulukumba, kami menargetkan pembentukan lembaga sayap ini bisa rampung pada Desember tahun ini. Sebagian besar sudah terbentuk tapi ada beberapa yang masih dalam tahap finalisasi. Insya Allah sebelum masa tugas saya berakhir pada Juli 2016 semua kelembagaan ini sudah jalan. Kami juga memegang prinsip back to zero, from zero to hero.

Pemuda Pancasila dimana-mana dikenal sangat solid dan militan. Seperti ada sebenarnya pola pengkaderan yang ada di Pemuda Pancasila?

Kami memang satu instruksi. Pengkaderan dilakukan dengan sangat ketat. Saat ini saja baru 400 anggota PP yang memiliki KTA. Sisanya ada sekitar 700-an masih dalam tahap pengusulan. Kami sangat konsen pada mereka yang benar-benar serius memajukan organisasi dan paham visi misi Pemuda Pancasila. Ke depannya tidak ada lagi rekrutmen yang asal-asalan baik untuk anggota maupun pengurus.
Khusus di momen Pemilukada 2015, apakah ada instruksi khusus bagi seluruh anggota Pemuda Pancasila?
Benar sekali. Kami sudah diinstruksikan sejak jauh-jauh hari untuk mengawal Pilkada damai. Itu yang akan kami lakukan. ***

To Top
Do NOT follow this link or you will be banned from the site!