Saling Berpelukan, Tiga Bocah Tewas Terpanggang – RADAR SELATAN

RADAR SELATAN

Bantaeng

Saling Berpelukan, Tiga Bocah Tewas Terpanggang

BANTAENG, RADAR SELATAN — Malang benar nasib tiga bersaudara yang hidup di gubuk di Jalan Raya Lanto, Kampung Lembang, Palantikang, Kabupaten Bantaeng. Tima (7) dan dua adiknya, Alif dan Laila yang masih balita tewas terpanggang dalam gubuk mereka yang terbakar, Kamis 29 Oktober pukul 20.00 Wita. Ketiga bocah ini terkunci di dalam rumah, saat api melalap dan merobohkan rumah panggung mereka.
Orangtua Tima, tidak berada di rumah saat peristiwa kebakaran terjadi. Sang ibu, Hasnah, meninggalkan anak-anak di rumah sejak sore karena bekerja sebagai pembantu di Wisma Sera. Tidak ingin anak-anaknya keluyuran, Hasnah menggembok pintu rumah yang hanya diterangi oleh lampu pelita. Meski berada di dalam kota, rumah Hasnah tidak memiliki penerangan listrik.
Informasi yang dihimpun RADAR SELATAN, anak-anak dari pasangan Hanafing dan Hasnah tewas mengenaskan di gubuk kontrakan berukuran 3×4 karena tidak bisa menyelamatkan diri. Warga yang mengetahui ada anak-anak di dalam gubuk berusaha memadamkan api dan menolong korban. Sayang usaha tersebut tidak berhasil. Api bisa dipadamkan setelah beberapa unit mobil damkar tiba di lokasi.
Ismail, salah seorang warga sekitar mengatakan, ketiga bocah malam itu ditemukan sudah terpanggang dalam kondisi berpelukan. “Terlihat kakaknya memeluk kedua adiknya,” ujar Ismail. Ketiga korban langsung dikebumikan malam itu juga di Pemakaman Umum Bantaeng.
Sang ibu yang shock dan histeris melihat anak-anaknya sudah tak benyawa tidak berhenti menyesali dirinya karena meninggalkan ketiga anaknya dalam kondisi rumah terkunci dari luar. “Kenapa kutinggalkan anakku kodong,” katanya meratap. Sementara suami Hasnah, Hanafing, saat kejadian mengaku berada di rumah kerabatnya. (asm)

To Top