Partisipasi Capai 59,96 Persen – Radar Selatan

Radar Selatan

Bulukumba

Partisipasi Capai 59,96 Persen

BULUKUMBA, RS — Tingkat partisipasi pemilih di pemilihan kepala daerah (Pilkada) 2015 dinilai Panitia Pengawas Pemilu (Panwaslu) rendah. Hal itu berdasarkan hasil real count Komisi Pemilihan Umum Daerah (KPUD) berdasarkan data format C1 yang masuk 36,50 persen atau setara 143.593 pemilih.

Divisi Pengawasan Panwaslu Bulukumba, Ambo Radde mengatakan, saat ini jumlah pemilih yang masuk berdasarkan real count sebanyak 143.593 pemilih. Masing-masing pemilih laki-laki sebanyak 70.563 dan perempuan sebanyak 73.043, jika dipersentasekan maka jumlah partisipasi saat ini hanya mencapai 59,96 persen. “Laporan sementra yang diperoleh, pemilih hanya sekitar 59 persen,” katanya.
Menurut Ambo Radde, ada dua faktor yang menyebabkan tingkat partisipasi rendah yakni, banyaknya pemilih terdaftar dalam Daftar Pemilih Tetap (DPT), tetapi tidak ada di Kabupaten Bulukumba. Kedua, banyaknya pemilih tidak mendapatkan format C6 atau undangan memilih. “Kami juga tetap mengimbau kepada para calon untuk tetap menunggu penetapan KPUD pada tanggal 16 Desember mendatang,” harapnya.
Pengamat Politik Universitas Hasanuddin (Unhas) Makassar, Jayadi Nas menjelaskan, secara nasional target partisipasi sendiri ditarget 80 persen, namun melihat kondisi Pilkada khususnya di Sulsel, dan lebih khusus lagi di Bulukumba, telah terlihat lesunya partisipasi pemilih. Ada beberapa hal yang mempengaruhi, selain masih banyaknya tidak tersalurkan C6, masyarakat memang apatis dan pragmatis dalam Pilkada kali ini.
“Memang ini belum ada hasilnya, tapi kita sudah bisa prediksi kalau partisipasi sangat menurun. Ini harus jadi bahan evaluasi nantinyan khususnya bagi penyelangara. Perlu ada kajian baik disisi hukum dan penyelangaraannya, kenapa ini bisa terjadi,” katanya.
Terpisah, Komisioner KPUD Bulukumba, Rahmawati mengaku, pihaknya belum bisa memastikan telah terjadi penurunan atau peningkatan jumlah partisipasi pemilih. Pasalnya, pihaknya sendiri masih menunggu rekap di tingkat kecamatan, yang baru akan dilaksanakan 11 Desember hari ini. Namun berdasarkan pengamatan pihaknya tingkat partisipasi sendiri tak jauh beda dengan Pilpres lalu. Kendati demikian, pihaknya mengakui telah terjadi penurunan partisipasi itu dilihat dari masyarakat yang sedikit cuek dalam menggunakan hak pilihnya.
“Selain itu saat kami di lapangan, warga memang yang terdata banyak yang berada di luar daerah untuk mencari nafkah, khususnya di Bulukumba Timur. Kekeringan ini memberikan dampak pada partisipasi, bahkan ada memang dalam satu dusun 200-an warganya berada di luar daerah,” jelasnya. (faj-one/ris/B)

To Top
Do NOT follow this link or you will be banned from the site!