Andalanta Optimis Gugatannya Diterima – Radar Selatan

Radar Selatan

Bulukumba

Andalanta Optimis Gugatannya Diterima

Bawa Satu Pick Up Dokumen Ke MK

BULUKUMBA, RADAR SELATAN — Persidangan perdana sengketa pemilihan kepala daerah (Pilkada) Kabupaten Bulukumba di Mahkamah Konstitusi (MK) atas gugatan pasangan calon (paslon) Askar dan Nawawi Burhan, yang dikenal dengan tagline Andalanta itu, dimulai Senin 11 Januari kemarin. Dalam sengketa tersebut, pihak Komisi Pemilihan Umum Daerah (KPUD) dijadikan sebagai teradu.

Askar sebagai pemohon mengaku, tidak memiliki perasaaan gugatannya itu akan kalah. Apalagi kata Ketua PPP Bulukumba ini telah membawa dokumen berupa, berita acara C6 yang tidak terdistribusi, DPT yang salah, serta beberapa hasil suara rekap C1 yang berbeda dalam satu mobil Pick Up. “Saya selalu mengatakan kalau langkah yang kami lakukan ini adalah mencari keadilan dan kebenaran. Semua dokumen yang kami siapkan itu ada dalam satu mobil pick up dalam keadaan full,”kata Askar, kemarin.
Dengan dokumen sebanyak itu serta kuasa hukum yang banyak, semakin pasangan yang bertagline Andalanta ini yakin akan menangkan gugatan. “Saya sangat berkeyakinan, karena berdasarkan fakta. Untuk apa kita berjuang hingga sekarang jika itu tidak benar,” jelasnya.
Sementara itu, Divisi Hukum Komisi Pemilihan Umum Daerah (KPUD) Bulukumba, Rahmawati mengatakan, jika pasangan H Askar HL-H Nawawi Burhan mengklaim akan menang di MK, maka itu hal yang wajar karena itu kewenangan mereka.
Apalagi, soal siapa yang menang dan yang kalah itu berada ditangan hakim yang akan memutuskan persidangan nantinya. “Kami juga yakin bisa menang di MK karena kami memiliki dasar yakni, kami bekerja benar sesuai dengan tahapan dan kami juga sudah siapkan bukti atas gugatan yang dialamatkan ke kami,” katanya.
Soal saksi, Rahma mengaku belum menghadirkan saksinya karena tahapan sidang di MK masih dalam tahapan proses pembacaan gugatan. “Sekali lagi, kami optimis menang, karena sejak proses pemungutan suara tidak yang melakukan protes semua saksi pasangan calon (paslon) ikut melakukan penandatanganan dan tidak ada juga laporan temuan saat proses tahapan Pilkada berlangsung,” tegasnya.
Lain halnya Divisi Hukum KPUD Selayar, Hasiruddin. Ia mengatakan setelah mengikuti persidangan bahwa gugatan yang dituduhkan kepadanya itu tidak benar. Menurutnya, secara umum persidangan berjalan normal dan tidak ada masalah. Namun, kata dia, posisinya sebagai teradu tidak membuat pihaknya harus khawatir. Sebab, laporan penggugat yakni paslon nomor urut satu, Saiful Arif dan Djunaedi Faisal mendapat beberapa kali penjelasan dari MK soal materi gugatannya
“Pertama itu, MK tetap berpegang pada aturan awal soal masa pemohonan gugatan dan jumlah hasil suara yang bisa di gugat. Sehingga posisi kami saat ini tidak ada masalah,”kata Hasiruddin, Senin 11 Januari. (fjr/ris)

To Top
Do NOT follow this link or you will be banned from the site!