KPUD Masih Dibayangi DKPP – Radar Selatan

Radar Selatan

Bulukumba

KPUD Masih Dibayangi DKPP

BULUKUMBA, RADAR SELATAN — Komisi Pemilihan Umum Daerah (KPUD) Bulukumba belum bisa bernafas legah. Meski diketahui baru-baru ini telah menetapkan AM Sukri Sappewali dan Tomy Satria Yulianto sebagai bupati dan wakil terpilih. kendatinya, penyelenggara mesti berhadapan kembali proses hukum yakni Dewan Kehormatan Penyelenggara Pemilu (DKPP).
Pasangan nomor urut lima, Askar dan Nawawi Burhan atau yang bertagline “Andalanta” tidak henti-hentinya mencari keadilan. Setelah permohonnya di MK di tolak, pasangan yang diusung oleh partai Hanura, PDIP serta PPP ini tetap menunggu jadwal persidangannya di DKPP. “Saya belum menerima hasil yang ditetapkan KPU itu. Sebab saat ini proses hukum masih berjalan yakni DKPP,”kata Askar.
Ketua PPP Bulukumba ini, mengaku langkah tersebut untuk membuktikan kebenaran dari proses demokrasi. Ia mengaku bukan ingin mencari kalah dan menang, tetapi karena menyayangkan penyelenggara setempat yang menghilangkan hak suara pada pilkada. ” Ini baru awal, kita akan lihat nanti siapa yang benar,”jelasnya.
Diketahui, jauh sebelum pasangan ini melaporkan KPUD ke MK, paslon nomor urut lima ini juga telah melaporkan ini ke DKPP. “Saat ini kita tunggu hasil persidangnnya saja,”singkatnya.
Sebelumnya, panwaslu setempat telah menyimpulkan bahwa Komisi Pemilihan Umum Daerah telah melanggar kode etik, menyangkut seputar masalah surat undangan pemilih atau formulir C6 yang tidak tersalurkan pada pemungutan suara 9 Desember lalu. Panwas menganggap KPUD tidak menjalankan amanah Peraturan KPU, yang mengakibatkan banyak warga tidak bisa menyalurkan suaranya di pemilihan kepala daerah.
Divisi Teknis KPUD Bulukumba, Ambar Rosnita menjelaskan, gugatan di MK menjadi satu-satunya upaya hukum yang bisa mempengaruhi hasil pilkada. Pihak Askar bisa saja melayangkan gugatan di Dewan Kehormatan Penyelenggara Pemilu, namun kemungkinan terburuknya hanya berupa sanksi kepada komisioner di KPUD. “Silahkan saja, kami selalu siap. Kalau ada surat panggilan persidangan, kita siap,”ujar Ambar.
Sementara, Ketua Bawaslu Laode Arumahi sekaligus DKPP Sulsel mengaku, belum mengetahui persis jadwal persidangan untuk sengketa Pilkada Bulukumba. “Sampai saat ini belum ada jadwal untuk bulukumba, nanti diinfokan secepatnya kalau ada,”singkat pria yang kerap disapa Arumahi. (awa/ris/B)

To Top
Do NOT follow this link or you will be banned from the site!