Nurdin Dapat Papan Nama Aksara Lontara – Radar Selatan

Radar Selatan

Bantaeng

Nurdin Dapat Papan Nama Aksara Lontara

BANTAENG, RADAR SELATAN — Nurdin Abdullah selaku raja bantaeng pada kunjungannya bersama raja-raja se sulsel di istana Sidenreng, Sidrap yang bernamakan Saorajae Serean mendapatkan hadiah khusus.
Pasalnya, Menteri Dalam Negeri Addatuan Sidenren Rappang, Andi Sukri Baharman menyemangatkan papan nama bertuliskan nama bupati bantaeng ini dari aksara lontara. Pemberian ini bermaksud bertujuan untuk membudayakan aksara lontara. ” Ini sebagai bentuk penghargaan khusus terhadap raja bantaeng yang juga bupati,”katanya.
Nurdin Abdullah berjanji papan nama yang bertuliskan lontara itu akan ia pasang pada pakaian dinasnya sebagai bupati bantaeng. “Ini suatu kebanggaan tersendiri bagi kami, sebab mendapat jamuan yang sangat luar biasa. Papan nama dari aksara lontara ini amanah saya kedepannya dan akan menggunakannya pada baju dinas saya,”kata Nurdin.
Bukan hanya itu, Nurdin Abdullah juga mendapat perlakuan khusus oleh kerajaan Barru. Drs A Hasanuddin Petta Tawang selaku tuan rumah mengatakan, jika kemajuan Bantaeng selalu ia lihat dari media. ” Kemampuan membawa investasi masuk ke bantaeng akan membantu mensejahterakan masyarakatnya,” katanya.
Sebelumnya, kurang lebih 40 ribuan warga Sulawesi Selatan bagian Selatan disatukan dengan nama Forum Peduli Keluarga Selatan- Selatan (FPKSS) oleh Kedatuan Luwu, Jumat 22 Januari.
Masyarakat yang tergabung FPKSS masing- masing adalah, Kabupaten Selayar, Bulukumba, Bantaeng, Jeneponto, Takalar, Gowa, Makassar, Maros, dan Pangkep.
Muh Akbar AT selaku ketua FPKSS mengaku, sangat berterima kasih dengan kedatuan luwu yang telah memperhatikan rumpunnya. Apalagi kata dia, FPKSS ini memiliki ekonomi menengah kebawah. ” Jika sudah seperti ini maka kehadiran kami disini sangatlah bisa terbantu, apalgi jika kedepannya ada masalah. Jelas kami ingin bantuan ingin di kembalikan ke tanah kelahiran kami,” katanya.
Sementara, Luthfi A Mutty selaku jubir kedatuan Luwu menambahkan, jika langkah ini sudah merupakan amanah untuk mengayomi. “Ini sebagai bentuk memberikan pengayoman kepada warga asal selatan-selatan yang berada di luwu,” kata Luthfi.
Sementara, Nurdin Abdullah selaku dewan penasehat FPKSS mengaku, sangat berterima kasih kepada kedatuan luwu yang telah memperhatikan masyarakat khususnya di bagian selatan. ” Ini sangat luar biasa cara kedatuan luwu memanjakan para warga asal selatan-selatan yang ada di luwu,” kata Nurdin.
Nurdin juga mengaku, pihanya dari kabupaten Bantaeng akan mengontrol masyarakat yang tergabung dari FPKSS ini. Acara yang dikemas dalam adat luwu itu juga dihadiri para perwakilan kabupaten di bagian selatan, seperti mantan bupati Gowa Ichsan Yasin Limpo, serta para raja-raja yang ada di Sulsel. (fjr-awa/ris/B)

To Top
Do NOT follow this link or you will be banned from the site!