Imlek di Bulukumba, Warga Berebut Ang Pao – RADAR SELATAN

RADAR SELATAN

Hot News

Imlek di Bulukumba, Warga Berebut Ang Pao

BULUKUMBA, RADAR SELATAN— Perayaan tahun baru imlek 2567 di Bulukumba ditandai dengan bagi-bagi angpao untuk anak-anak dan warga miskin. Tradisi bagi-bagi ang pao inilah merupakan momen yang paling ditunggu.
Sejumlah took pengusaha Tionghoa tampak ramai dikunjungi anak-anak, orang dewasa hingga orang tua yang merupakan warga Bulukumba, Minggu dan Senin kemarin.
Salah seorang pemilik Toko Matahari, Austin mengatakan, keluarganya memang menyiapkan angpao untuk dibagikan kepada warga miskin, di tahun baru imlek 2567 ini. “Banyak sekali yang datang mengantre untuk mendapatkan pembagian ang pao. Ini merupakan bagian dari tradisi imlek di keluarga kami,” ujar Austin.
Austin mengaku warga mengantre di depan took sejak hari Minggu 7 Februari. “Sejak pagi setelah sembahyang warga sudah antre, mungkin jumlahnya 500-an orang,” ungkapnya, disela-sela pembagian ang pao di Toko Matahari, Senin, 8 Februari.
Menurut Austin, bagi-bagi ang pao dipercaya bisa membawa kesejahteraan dan keberkatan.
Dilansir dari wikipedia, dalam sejarah pada masa Dinasti Qin di China orang-orang tua biasa mengikat uang koin dengan benang merah. Uang itu disebut yasui qian yang berarti uang pengusir roh jahat, dipercaya dapat melindungi orang-orang tua dari penyakit dan kematian. Yasui qian kemudian digantikan amplop merah semenjak bangsa China menemuka metode printing. Uang tersebut selanjutnya disenbut yasui qian aksara sui yang digunakan bukan berarti roh jahat melainkan usia tua. (jar)

Tampilkan detail

To Top