Pesta Sabu, Oknum Polisi Diringkus – Radar Selatan

Radar Selatan

Bulukumba

Pesta Sabu, Oknum Polisi Diringkus

REPORTER: IRWANSYAH
EDITOR: RISKANDI NUR

* Kapolres: Kedepan Tembak di Tempat

BULUKUMBA, RADAR SELATAN — Satuan Khusus Resintelmob Brimob Polda Sulawesi Selatan (Sulsel), berhasil meringkus empat orang diduga bandar saat melakukan pesta sabu, di rumah anggota Polres Bulukumba, Brigpol Andi Baso Amir, di Desa Seppang, Kecamatan Ujungloe, Kamis malam, 11 Februari.
Diketahui, Brigpol Andi Baso Amir sebelumnya merupakan anggota Brimob Kepala II dan kini ditugaskan sebagai anggota Polres Bulukumba.
Dalam penyergapan tersebut dilakukan didua lokasi berbeda. Pertama, Yusuf bin Rabaring (37) serta Aman bin Manna (40) itu bersama Brigpol Andi Baso Amir diciduk di Desa Seppang Kecamatan Ujungloe. Selanjutnya, Kusran alias Yoga (26) di Desa Balangpesoang Kecamatan Bulukumpa.
Dari tangan terduga diamankan sekitar 10 gram sabu-sabu siap edar dan beberapa saset kemasan siap pakai. Serta sejumlah bong dan alat isap. Tidak hanya itu, aparat berhasil mengamankan satu timbangan yang diduga digunakan sebagai alat untuk membantu penjualan barang haram tersebut di Bulukumba.
Kanit II Subdit III Narkoba Polda Sulsel, Kompol Yery mengatakan, penangkapan tersebut dari tim gabungan Direktorat Narkoba, Propam, dan Intel Polda Sulsel. “Saat ini para tersangka sedang dibawah ke Makassar untuk dilakukan pengembangan,” katanya, Jumat, 12 Februari.
Asal diketahui, saat akan ditangkap para terduga melakukan perlawanan bahkan salah satu pelaku yang merupakan anggota Polres Bulukumba saat akan ditangkap. Pelaku sempat meneriaki anggota yang akan menangkapnya dan menyebut dirinya dari satuan Khusus Brimob. Namun, bukannya menciut aparat Resintelmob Sulsel ini justru langsung menyergap dan menghajar tersangka yang berupaya melarikan diri dan melawan aparat.
Kapolres Bulukumba AKBP Selamat Riyanto mengungkapkan, Brigadir Andi Baso Amir yang ditangkap bersama tiga rekannya oleh satuan Khusus Resintel Brimob Sulsel, sudah menjadi target operasi.
Makanya kata dia, jauh sebelumnya telah dilakukan pemantauan. “Memang benar ada satu dari anggota. Dimana yang bersangkutan ini sudah banyak pelanggarannya dan pemantauan dari dulu,” katanya.
Ia mengatakan, jika hal ini kembali terjadi dan melibatkan ada oknum kepolisian maka sebaiknya tembak di tempat saja. “Alhamdulillah karena dibantu oleh pihak Polda makanya ini sudah berhasil kita tangkap, tinggal kami yang kembangkan. Kalau misalnya kedepan jika ada anggota begini maka lebih baik tembak di tempat saja,” jelasnya.
Sementara, salah seorang tersangka Yusuf bin Rabaring (37) mengaku, mendapatkan barang haram tersebut dari negeri Jiran, Malaysia melalui jalur laut. ” Iya ini saya dapatkan dari Malaysia,” singkatnya. (**)

To Top
Do NOT follow this link or you will be banned from the site!