Polisi Kejar Pelaku Pengrusakan RSUD Bulukumba – Radar Selatan

Radar Selatan

Bulukumba

Polisi Kejar Pelaku Pengrusakan RSUD Bulukumba

BULUKUMBA, RADAR SELATAN — Polres Bulukumba dan Polsek Ujungbulu, terus melakukan pengejaran pelaku pengrusakan kaca Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Andi Sultan Daeng Radja, yang diduga dilakukan oknum mahasiswa Universitas Indonesia Timur (UIT), saat melakukan aksi unjukrasa, Sabtu, 13 Februari.
Humas Polres Bulukumba, AKP H Syarifuddin mengatakan, pihaknya telah melakukan olah Tempat Kejadian Perkara (TKP), termasuk memeriksa beberapa orang saksi yang berada di lokasi kejadian pengrusakan.
“Beberapa orang saksi melihat ada oknum mahasiswa yang merusak kaca pintu masuk RSUD Andi Sultan Daeng Raja dengan menendang kaca hingga pecah, dan identitas pelaku saat ini masih diselidiki,” ujar Syarifuddin.
Selain itu, Syarifuddin mengatakan, kepolisian juga telah memiliki bukti berupa video terkait aksi pengerusakan tersebut, untuk saat ini polisi masih melakukan penyelidikan dan pengejaran terhadap oknum mahasiswa yang melakukan pengerusakan RSUD Andi Sultan Daeng Radja.
Berdasarkan informasi oleh salah seorang pengunjung rumah sakit, Subair menjelaskan, sekelompok mahasiswa dari tiba- tiba melakukan penyerangan dengan merusak fasilitas rumah sakit, yakni memecahkan kaca pintu depan masuk rumah sakit.
“Awalnya langsung ramai-ramai masuk. Bahkan ada beberapa saksi mata yang melihat pada saat kejadian, menurut informasi sekitar ratusan mahasiswa tersebut masuk kedalam rumah sakit dengan memakai helm. Selain itu, mereka menggunakan bus yang diparkir didepan area rumah sakit,” katanya.
Ia mengaku tidak mengetahui apa motif penyerangan ini. Namun kata dia, saat ini masih didalami Polsek setempat yakni Ujungbulu, Kecamatan Ujungbulu.
Namun informasi yang diperoleh, penyerangan rumah sakit oleh sekelompok mahasiswa diduga karena ada rekan mereka masuk di rumah sakit, dua hari lalu terlambat mendapatkan rujukan dan rumah sakit Bulukumba dinilai kurang maksimal.
“Begitu sudah merusak dengan memecahkan kaca, sekitar ratusan mahasiswa langsung pergi lari kembali ke Bus yang sedang parkir di depan rumah sakit,” jelasnya.
Security RSUD Bulukumba, Syahrir mengaku tidak tahu jelas soal penyerangan tersebut. Namun menurut rekannya yang tengah jaga, saat penyerangan berlangsung, mendatangi UGD kemudian terjadi ketegangan. Bahkan informasi yang beredar ada oknum dosen dari UIT yang menunjuk serta mengeluarkan ucapan penghinaan terhadap salah seorang dokter rumah sakit.
“Tidak ditahu ki kita detailnya bagaimana dan kenapa tapi informasinya karena ada temannya yang minggu lalu di rawat di UGD dirujuk ke Makassar, dengar-dengar parahki. Intinya nakeluhkan ki pelayanan,” jelasnya.
Bagian Keuangan dan Program RSUD Sultan Daeng Radja Bulukumba, H Sabir, mengaku, sangat menyayangkan tindakan yang dilakukan mahasiswa UTI Makassar. Seharusnya, kata dia, jika ada masalah maka sebaiknya menyampaikan secara yang baik-baik, bukan melakukan perusakan diluar prosuder yang berlaku.
Rumah sakit siap menerima dan membicarakan setiap masalah yang ada. ” Iya, polisi sudah datang disini, dan mencari nama-nama pelaku. Perlu diketahui bahwa rekan mereka tidak meninggal, dia dirujuk ke Makassar. Tapi, kenapa datang merusak,” tandasnya. (awa-jar-one/ris/B)

To Top
Do NOT follow this link or you will be banned from the site!