Raskin Tidak Tepat Sasaran – RADAR SELATAN

RADAR SELATAN

Bulukumba

Raskin Tidak Tepat Sasaran

REPORTER: AKBAR WAHYUDI
EDITOR: RISKANDI NUR

* Jika Masih Gunakan Data Lama

BULUKUMBA, RADAR SELATAN — Jika pemerintah kabupaten (Pemkab) Bulukumba, masih menggunakan data lama (2013) dalam penyaluran beras miskin (Raskin), maka dipastikan bantuan sosial itu tidak akan tepat sasaran.
Kepala Bagian (Kabag) Ekonomi Pembangunan (Ekbag) Sekretariat Daerah Kabupaten (Setdakab) Bulukumba, Muh Amri mengaku, hingga saat ini pihaknya masih menggunakan data lama untuk pembagian Raskin.
Padahal Badan Pusat Statistik (BPS) Bulukumba telah melakukan pendataan terbaru (2015). Sehingga, jika data 2013 yang akan tetap dijadikan sebagai dasar untuk menyalurkan Raskin, maka sudah tidak tepat sasaran lagi dan seharusnya dalam penyaluran Raskin di 2016 telah menggunakan data terbaru tersebut, untuk penerima manfaat.
Hanya saja menurut Amri, untuk menggunakan data terbaru milik BPS Bulukumba 2015, harus sesuai petunjuk dari Tim Nasional Percepatan Penanggulangan Kemiskinan (TNP2K) pusat.
Untuk data 2013, Bulukumba memiliki masyarakat miskin sebanyak 20.724 RTSPM (Rumah Tangga Sasaran Penerima Manfaat) yang dimana untuk satu kepala keluarga menerima manfaat Raskin sebanyak 15 Kg, atau 310,860 liter beras dalam sebulan, yang dimana dalam setahunnya 3,730,320 liter.
“Ada kemungkinan data tahun 2015 ini kita akan menggunakan data baru di tahun 2016 ini, kita tinggal menunggu apakah bertambah atau berkurang, tergantung TNP2K yang pastinya sudah banyak yang menilai data lama sudah tidak tepat sasaran lagi, seperti sudah naik status ekonominya, sudah pindah domisili, hingga sudah meninggal dunia,” ujarnya.
Untuk data 2015 ini, BPS Bulukumba telah merekomendasikan data Kepala Keluarga (KK) penerima manfaat Bulukumba sebanyak 43.476 KK yang dimana data tersebut telah dikirim ke TNP2K sebagai rujukan penerimaan manfaat.
“Kita hanya merekomendasikan data dari hasil pendataan, tergantung mereka (TNP2K, red) berapa jumlahnya yang direkomendasikan,” ujar Kepala Seksi (Kasi) Sosial BPS Bulukumba, Amri. (**)

To Top