Cabup Bantaeng Tiru Gaya Nurdin – RADAR SELATAN

RADAR SELATAN

Bantaeng

Cabup Bantaeng Tiru Gaya Nurdin

* Abdul Wahab Mulai Sosialisasi

BANTAENG, RADAR SELATAN — Masyarakat yang ingin berniat berkompetisi pada perebutan kursi Bupati dan Wakil Bupati di Kabupaten Bantaeng pada 2018 mendatang mulai bermunculan. Hampir semua mengikuti gaya Nurdin Abdullah untuk mendapat simpatik dari masyarakat dari Butta Toa itu.
Salah satunya yakni Abd Wahab yang kini menjabat sebagai Sekretariat Kabupaten (Sekkab). Mantan kepala Badan Perencanaan Pembangunan Daerah (Bappeda) ini mengaku jika mendapat amanah dari masyarakat Butta Toa akan siap mengemban tanggungjawab tersebut.
Ia bahkan mengaku telah mendeklarasikan diri bahwa akan maju sebagai kepala daerah di tanah kelahirannya di Desa Tana Loe Kecamatan Gantarang Keke Kabupaten Bantaeng. “Kemarin saya telah deklarasikan bahwa siap maju. Namun itu sekedar informasi dan memperkenalkan nama,” kata Abdul Wahab, kepada RADAR SELATAN, Jumat 19 Februari.
Ia melakukan hal ini kata dia, setelah Bupati Bantaeng Nurdin Abdullah memberikan imbauan bahwa bagi birokrat yang ingin maju silahkan bersosialisasi. Maka dari itu, lanjut Wahab ia sudah mulai bersosialisasi kepada masyarakat.
Maka tak heran gaya sosialisasinya itu dianggap sama dengan Nurdin. “Beliau (Nurdin, red) selain atasan saya, dia adalah guru saya. Banyak hal yang kami dapatkan selama mendampinginya, bahkan saya banyak belajar kepada beliau, itulah yang kami ikuti,” kata Wahab.
Berbagai nama telah dikabarkan akan maju, seperti Hadi Djamal, Andi Sugiarti yang kini sebagai legislator DPRD Sulsel, serta Ketua DPRD Bantaeng H Sahabuddin.
Terpisah, Bupati Bantaeng Nurdin Abdullah mengaku, sangat mengapresiasi jika banyak masyakat yang ingin menggantikan posisinya sebagai orang nomor satu di Daerah Butta Toa itu. “Baguslah kalau seperti itu. Saya kira semakin banyak calon maka semakin banyak yang dipilih masyarakat,” kata Nurdin.
Sekjen Apkasi ini hanya mengingatkan, agar yang berkompertisi tidak saling mencederai. Tinggal kata dia, penggantinya itu bisa melanjutkan apa yang ada saat ini.
“Jangan saling mencederai yang terpenting bekerja saja supaya masyarakat bisa melihat mana yang terbaik. Terakhir, jangan terlalalu banyak berikan janji intinya kerja saja dan melayani masyarakat,” ungkapnya.
Ia menguraikan, terobosan yang dilakukannya dan masih bisa dilanjutkan salah satunya open house di rujab. Diakui itu sudah delapan tahun masih berjalan dan dirasakan baik oleh masyarakat. (awa/ris/B)

To Top