Antisipasi Kelangkaan Pupuk Anorganik – Radar Selatan

Radar Selatan

Bulukumba

Antisipasi Kelangkaan Pupuk Anorganik

*Tomy Siapkan Plan B

EDITOR: JASMAN ZAINUDDIN

UJUNGBULU, RADAR SELATAN — Wakil Bupati Bulukumba, Tomy Satria Yulianto memerintahkan pihak Dinas Pertanian Tanaman Pangan dan Hortikultura untuk mengambil langkah dalam mengantisipasi kelangkaan pupuk anorganik di daerah ini. Kelangkaan pupuk di Kabupaten Bulukumba dialami petani setiap memasuki musim tanam.
Dia mengaku, pihaknya telah meminta pada Kepala  Dinas Pertanian Tanaman Pangan dan Hortikultura  Bulukumba sebagai leading sektor, untuk berkoordinasi dengan pihak Dinas Pertanian provinsi.
“Ini memang menjadi keluhan petani setiap tahunnya, olehnya itu untuk mengantisipasi kelangkaan pupuk tersebut ia siapkan plan B sebagai tingdakan alternatif kalau terjadi lagi kelangkaan,” kata dia.
Dia mengatakan, untuk plan A pihaknya telah menginstruksikan Kadis Pertanian untuk berkoordinasi secepatnya di dengan pihak Dinas Pertanian Pertanian provinsi.
Dia menambahkan, bahwa sedang langkah plan B, Tomy meminta pada pihak Dinas Pertanian Bulukumba untuk menyiapkan pupuk organik yang berkualitas. Menurut dia, kalau pupuk organiknya bagus, maka hasilnya tidak kalah dengan pupuk buatan.
Dikonfirmasi terpisah Kepala Dinas Pertanian Tanaman Pangan dan Hortikultura Bulukumba, Harun mengatakan, terkait dengan jatah pupuk itu telah ditentukan oleh provinsi melalui SK Gubernur.
“Jadi setelah ada SK Gubernur kemudian ditindak lanjuti lagi dengan SK Bupati di daerah. Di SK Bupati itu kemudian dibagi-bagi lagi jatah Dinas Pertanian, Peternakan dan Perkebunan berapa?” kata dia.
Menurut dia, terkait dengan kelangkaan pupuk itu bukan karena kurangnya jatah pupuk yang dibagikan ke kabupaten. Dia mengaku, bahwa yang perlau di awasi adalah distributor dan pengecer pupuk ke kelompok tani. Selain itu,
Terkait dengan pupuk organik, Harun mengaku, pihaknya telah melakukan sosialisasi cara pembuatan pupuk organik pada setiap kelompok tani untuk membuat pupuk kompos sendiri. Pasalnya, pupuk kompos bahannya mudah didapat, karena bahannya itu semua lokal dan harganya juga terjangkau.
“Kedepannya memang petani harus berorentasi pada penggunaan pupuk organik, karena hasilnya juga cukup baik bagi  pertumbuhan tanaman,” kata dia. (*)

To Top
Do NOT follow this link or you will be banned from the site!