Bocah Kelas 1 SD Diperkosa Tukang Becak – Radar Selatan

Radar Selatan

Bulukumba

Bocah Kelas 1 SD Diperkosa Tukang Becak

#Waspada Kejahatan Seksual pada Anak

BULUKUMBA, RADAR SELATAN — Kejahatan seksual tidak hanya marak di kota besar. Di Bulukumba, warga khususnya orangtua harus waspada karena pelaku kejahatan seksual yang mengincar anak-anak  bisa saja ada di sekitar kita. Senin 22 Februari kemarin, Bunga (7) bocah kelas 1 Sekolah Dasar di Bulukumba, didampingi ibunya, dan tiga orang guru dari sekolahnya, melaporkan  kasus pemerkosaan yang menimpa gadis kecil ini.
Pelakunya adalah tukang becak yang kerap mangkal di dekat sekolah dan rumah korban.
Bunga mengaku sudah tiga kali diperkosa di sebuah bilik di kawasan Pantai Merpati.  Pelaku yang diketahui bernama Dg. Ngerang langsung diamankan aparat kepolisian atas perintah Kapolres Bulukumba, AKBP Selamat Rianto  beberapa saat setelah Bunga dan ibunya menghadap langsung ke Kapolres.
Upaya pengejaran terhadap Dg Ngerang cukup mudah karena pelaku tidak melakukan perlawanan. Pelaku diciduk di depan Toko Beringin, Jalan Abdul Latif Bulukumba.
Saat ini Dg Ngerang sudah diamankan di Polres Bulukumba dan menjalani pemeriksaan. Bunga sendiri menjalani proses pemulihan karena trauma ke sekolah.
Yuli, salah satu guru korban mengaku, tindakan bejat Ng Ngerang diketahui setelah Bunga menceritakan ke ibunya, bahwa ia diajak ke Pantai Merpati oleh pelaku dengan diiming-imingi makanan. Di Pantai Merpati, korban diperkosa di sebuah bilik yang ternyata adalah ruangan kecil di belakang panggung seni. Ibu korban langsung melapor ke pihak sekolah pada hari Jumat 19 Februari. Saat itu, pihak sekolah ingin melaporkan ke polisi, tapi ibu Bunga khawatir karena kejadian ini, ia dan anak-anaknya diusir dari tempatnya tinggal selama ini.
Ibu Bunga adalah buruh cuci dan hanya menumpang tinggal di rumah kerabatnya. Suaminya sudah meninggal dan ia harus menanggung hidup anak-anaknya seorang diri.
Keberanian untuk melaporkan peristiwa pemerkosaan ini ada setelah Bunga dan ibunya, didampingi Ahmad Gazali, Ketua KIPP Bulukumba, melaporkan hal ini langsung ke Kapolres Bulukumba.
“Saya shock mendengar kejadian ini. Gak nyangka ada pelaku kejahatan seperti ini di Bulukumba,” ujar Kapolres di ruang kerjanya. Kapolres langsung sigap dan memerintahkan anggotanya bergerak cepat menangkap pelaku. (awa/ris/B)

To Top
Do NOT follow this link or you will be banned from the site!