15 Daerah Satukan Visi Pembangunan – RADAR SELATAN

RADAR SELATAN

Bulukumba

15 Daerah Satukan Visi Pembangunan

REPORTER: AKBAR WAHYUDI
EDITOR: RISKANDI NUR

BULUKUMBA, RADAR SELATAN — Dalam rangka menghadapi Masyarakat Ekonomi Asean (MEA), 15 kabupaten/kota khususnya yang masuk dalam Telok Bone menyatukan visi untuk mendorong peningkatan potensi pembangunan daerahnya masing-masing.
Penyatuan visi itu dibicarakan pada pertemuan Rapat Koordinasi Usulan Program Perdana Perjanjian Kerjasama Pengelolaan dan Pengembangan Wilayaha Terpadu (PKS P2WT) berlangsung, di Sekretariat Daerah Kabupaten (Setdakab) Bulukumba, Rabu, 24 Februari.
Para perwakilan 15 kabupaten/kota tersebut tidak hanya menyatukan visi, tetapi akan melakukan kerjasama dengan bersama-sama mendorong peningkatan destinasi pariwisata, dalam setiap kegiatan yang dilaksanakan di daerah masing-masing ikut memperkenalkan potensi destinasi wilayah 15 kota lainnya tergabung dalam daerah teluk Bone tersebut.
Sekretaris Dinas Pariwisata Provinsi Sulawesi-Selatan (Sulsel), Syarifuddin menungkapkan, memasuki MEA, mau tidak mau daerah harus lebih dini menyiapkan diri dalam meningkatkan potensi daerah, dimana akan terjadi jika ada ekselerasi terbagun antara beberapa daerah.
Untuk itu, dalam menindaklanjuti kerjasama antara Provinsi Sulsel dan Sulawesi Tenggara, secepatnya dilakukan pengukuhan dalam bentuk kerjasama dalam peningkatan bersama dari berbagai sektor untuk awal kerjasa ini akan mengfokuskan dalam peningkatan destinasi wisata yang masing-masing memiliki potensi.
“Ini program perdana kita, kedepannya kita akan lebih tingkatkan pada potensi lainnya, intinya kita bersama-sama tingkatkan daerah kita lewat kerjasama ini,” ujarnya saat dikonfirmasi disela-sela kegiatan, kemarin.
Badan Nasional Sertifikasi Profesi, Gita Nelwan menungkapkan, dalam meningkatkan daerah yang terkhusus pada peningkatan pariwisata, daerah harus kokoh dan dan memperkuat diri dengan peningkatan Sumber Daya Manusia (SDM). Daerah juga harus butuh lisensi berupa sertifikat kompetensi agar mampu bersaing dengan daerah lain.
Gita menyebutkan, dari beberapa negara Asean yang ada, Indonesia adalah salah satu negara yang menjadi sasaran negara lain untuk bekerja, hal tersebut dikarenakan kurangnya saingan, dan SDM yang rendah.
“Kalau tidak cepat-cepat diwaspadai, kita akan jadi penonton di negeri sendiri, dan yang pastinya masyarakat akan makin terpuruk karena tidak mampu bersaing dengan negara lain,” ujarnya.
Kepala Dinas Kebudayaan dan Pariwisata (Disbudpar) Bulukumba, Djunaedi Abdillah mengaku, mengapresiasi langkah kerjasama ini, dan akan turut mengambil andil dalam peningkatan daerah teluk Bone, terutama untuk pariwisata Bulukumba yang hingga saat ini masih terpuruk dikarenakan kurang SDM yang bisa bersaing dengan yang lain.
Namun dia berjanji untuk tahun ini akan melakukan verifikasi kompetensi bagi pelayan dan pekerja di Bira agar mampu menarik pengunjung wisata. “Kita akan melakukan sertifikasi kepada 718 tenaga kerja, dari 87 Hotel dan restauran yang ada dalam kawasan Bira, kita akan menyesuaikan melalui anggaran yang dikelola oleh daerah,” ujar junaedi.
Kasubid Pengembangan dan Prasarana Wilayah, Badan Perencanaan Pembangunan Daerah (Bappeda) Bulukumba, Ins, A Putri Rumpang mengatakan, jika kegiatan kerjasama tersebut akan ditindaklanjuti dan akan dilaksakan dikolaka, terkait penanda tanganan MoU kerjasama pengelolaan dan pegembanga P2WT terkait keteraturan infrastruktur, promosi, wisata bahari yang ada. (**)

Daerah Teluk Bone

Sulawesi Selatan

* Kabupaten Bulukumba
* Kabupaten Bone
* Kabupaten Sinjai
* Kabupaten Luwu
* Kabupaten Luwu Timur
* Kabupaten Luwu Utara
* Kota Palopo
* Kabupaten Wajo
* Kabupaten Selayar

Sulawesi Tenggara

* Kabupaten Kolaka
* Kabupaten Kolaka Utara
* Kabupaten Muna
* Kabupaten Bombana
* Kabupaten Buton
* Kota Bau-Bau

To Top