Rekayasa Genetik IMM – RADAR SELATAN

RADAR SELATAN

Pariwisata

Rekayasa Genetik IMM

“Catatan menjelang MUSYDA XIX DPD IMM Sulawesi Selatan”

Rekayasa genetik merupakan sebuah proses memanipulasi gen yang tujuannya adalah untuk mendapatkan organism yang terbaik seperti yang kita inginkan yaitu dengan cara membuat DNA rekombinan melalui penyisipan gen. DNA rekombinan adalah DNA yang urutannya telah direkombinasikan agar memiliki sifat-sifat atau fungsi yang kita inginkan sehingga organisme penerimanya mengekspresikan sifat atau melakukan fungsi yang kita harapkan bersama. Secara ilmiah, rekayasa genetika adalah melakukan manipulasi genetik atau perubahan dalam susunan genetik dari suatu organisme. Rekayasa genetika merupakan proses buatan/sintetis dengan menggunakan Teknologi DNA rekombinan.

Hasil dari rekayasa genetika adalah sebuah organisme yang memiliki sifat yang diingingkan atau organisme dengan sifat unggul, organisme tersebut sering disebut sebagai organisme transgenik. Genetik Ikatan mahasiswa muhammadiyah lahir akibat kondisi gejolak politik, sosial ekonomi bangsa indonesia, kesamaan ideologi, cita-cita dan harapan bangsa melalui gerakan kemahasiswaan dan kepemudaan menjadi faktor etiologi lahirnya IMM pada tanggal 29 Syawal 1384 H. atau 14 Maret 1964 M di yogyakarta. IMM telah mampu melewati dinamika zaman yang penuh dengan gejolak,dengan tetap mempertahankan iedologinya sehingga organisasi otonom muhammadiyah ini mampu berdiri tegak, bergerak dan berkemajuan untuk menjadi bagian penting masa depan bangsa. Sudah saatnya IMM memikirkan bagaimana cara membuat DNA rekombinan untuk memproduksi organisme transgenik. Produk yang menjadi harapan regenerasi bangsa di masa yang akan datang. Berbagai metode baik langsung maupun tidak langsung sudah terjabarkan sedemikian rupa melalui berbagai eksperimen penelitian yang dilakukan oleh Mendel menemukan faktor yang diturunkan.

Ketika Oswald Avery (1944) menemukan fakta bahwa DNA membawa materi genetik, makin banyak penelitian yang dilakukan terhadap DNA. Ilmu terapan ini dapat dianggap sebagai cabang biologi maupun sebagai ilmu-ilmu rekayasa (keteknikan). Dapat dianggap, awal mulanya adalah dari usaha-usaha yang dilakukan untuk menyingkap material yang diwariskan dari satu generasi ke generasi yang lain. Ketika orang mengetahui bahwa kromosom adalah material yang membawa bahan terwariskan itu (disebut gen) maka itulah awal mula ilmu ini.

Organisme Transgenik IMM

Manfaat rekayasa genetik untuk IMM adalah menciptakan kader potensial,dengan segala macam skill kemampuan yang dimiliki dalam berbagai bidang baik pendidikan, kesehatan,ekonomi,pertanian dan sosial politik. IMM khususnya di Sulawesi selatan sudah harus berfikir berkemajuan sebagai salah satu langkah beradaptasi dalam arus zaman globalisasi yang begitu dinamis, melalui metode transformasi langsung maupun tidak langsung, dengan melakukan langkah-langkah dalam rekayasa genetika seperti melakukan isolasi gen,yaitu dengan memilih gen potensial yang kemudian kita transfer, diisolasi dan digandakan dengan menggunakan PCR (polymerase chain reaction), yang dimaksud disini adalah berupa laboratorium skill, intelektual dan akademik. Bagaimana IMM menyediakan dan memfasilitasi kadernya untuk mengasah potensi keilmuan mereka baik melalui buku sampai narasumber yang ahli di bidangnya masing-masing.

Kemudian kita melalukan kontruksi, dimana IMM senantiasa mengevaluasi perkembangan dari cara berfikir dan bertindak kader kadernya dalam mengasah skill dan kemampuannya. Dengan melalui pendekatan ikatan. Dan senantiasa melakukan kombinasi akselerasi gerakan yang bertujuan bagaimana substansinya terpenuhi untuk mewujudkan kader yang berkualitas. Selanjutnya kita melakukan proses transformasi kader, bagaimana IMM mampu mencetak sebanyak banyaknya kader potensial ini dari berbagai sektarian keilmuannya, sehingga mampu mewujudkan cita cita sebagai tokoh regenerasi bangsa di masa yang akan datang. Dan proses akhir adalah seleksi dan konfirmasi dimana IMM harus mengevaluasi sejauh mana perkembangan pemikiran dan pergerakan kader, sudah bisa dibedakan bagaimana progresnya, dimana pimpinan yang menghambat dan membunuh produktivitas kader, akan senantiasa terseleksi oleh alam. Dan yang mana pimpinan yang senantiasa membesarkan dan mensupport potensi besa yang ada dalam diri kader itu sendiri.

IMM harus senantiasa melakukan metode tambahan untuk mengakomodir dan mempercepat apa yang menjadi kebutuhannya. Tak perlu lagi kita berkutat berputar di area itu tanpa melakukan ekspansi gerakan keluar dari basis gerakan. Muhammadiyah di zaman dahulu, zaman sekarang dan di zaman yang akan datang berbeda, sehingga kita sebagai kader IMM wajib bersekolah untuk mendapatkan pendidikan setinggi tingginya, jadilah kalian dokter, bidan, perawat, guru, insinyur dan kembalilah ke muhammadiyah (pesan K.H Ahmad Dahlan).

Dalam surah As-Sajadah ayat 24 “Dan Kami jadikan di antara mereka itu pemimpin-pemimpin yang memberi petunjuk dengan perintah Kami ketika mereka sabar. Dan adalah mereka meyakini ayat-ayat Kami.” Ayat ini mempertegas bahwa manusia di muka bumi ini adalah seorang pemimpin yang senantiasa mengelolah sumber daya alam dengan kesabaran untuk sebesar besarnya kepentingan sesama manusia.

Pesan ini menyiratkan bahwa melalui IMM akan lahir tokoh nasional untuk 20-30 tahun yang akan datang, jika kita bergerak melakukan rekayasa genetika mulai dari sekarang. Momentum musyawarah daerah DPD IMM Sulsel yang akan dilaksanakan tanggal 13-16 maret 2016 di kabupaten sinjai menjadi sebuah peluang untuk bersama sama kita melahirkan organisme transgenik sebagai bagian solusi bangsa Indonesia saat ini, karena IMM dilahirkan untuk sebuah solusi yaitu melahirkan pemimpin dan menyelesaikan persoalan bangsa di masa yang akan datang.

Penulis:
A Muh Rifqi Ismulail S.Ked

(Lembaga Kesehatan Lingkungan Hidup DPP IMM)

Comments

comments

Click to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

To Top