BPJS-KIS Diduga Tidak Tepat Sasaran – RADAR SELATAN

RADAR SELATAN

Bulukumba

BPJS-KIS Diduga Tidak Tepat Sasaran

BULUKUMBA, RADAR SELATAN — Forum Pemerhati Kesehatan Ibu dan Anak (Formap-KIA) Bulukumba menilai Kartu Badan Penyelenggara Jaminan Sosial (BPJS) Kesehatan dan Kartu Indonesia Sehat (KIS) tidak tepat sasaran.
Dari pantauan mereka, di lapangan kartu BPJS dan KIS seharusnya diterima masyarakat miskin, namun realitasnya banyak masyarakat tergolong ekonomi mampu yang ikut mendapatkan kartu kesehatan tersebut.
Anggota Formap Kia menilai kedua kartu tersebut diduga dijual belikan oleh pejabat daerah sehingga pembagiannya tidak tepat sasaran.
“Bayangkan saja, ada orang kaya yang dapat kartu, namun yang miskin menderita tidak bisa mendapatkan Pelayanan Kesehatan (Faskes) karena tidak memiliki jaminan kesehatan seperti BPJS dan KIS, bahkan ada orang kaya mendapatkan keduanya,” kesal Jaffar salah satu anggota Formap Kia, dalam kegiatan hering Komiai D DPRD bersama BPJS, Dinas Kesehatan dan Dinas Sosial, Kamis 25 Februari, lalu. Formap kia meminta agar regulasi diubah khusus Bulukumba karena dianggap sangat menyusahkan masyarakat.
Kepala Dinas Sosial, Tenaga Kerja dan Transmigrasi (Dinsosnakertrans) Bulukumba, Abdul Rahman mengaku, jika penerimaan tidak tepat sasaran dikarenakan pendataan yang masih menggunakan data Jaminan Kesehatan Daerah (Jamkesda) berubah menjadi BPJS.
Hanya saja, Dinsosnakertrans telah melakukan validasi data dan telah mengurangi 3000 penerima manfaat dari jumlah sebelumnya 60.125 jiwa penerima manfaat. “Kita akan terus melakukan validasi terkait pendataan bagi penerima manfaat,” ujarnya.
Kepala BPJS Bulukumba, Okta mengaku jika dia tidak bisa melakukan itu, karena kebijakan tersebut diatur dalam UU.(awa/ris/B)

To Top