Manajemen RSUD Akan Dievaluasi Khusus – RADAR SELATAN

RADAR SELATAN

Bulukumba

Manajemen RSUD Akan Dievaluasi Khusus

BULUKUMBA, RADAR SELATAN — Bupati Bulukumba, A M Sukri Sappewali mulai bersikap atas pelayanan Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Andi Sultan Daeng Radja, yang kerap mendapatkan sorotan khususnya pelayanan diberikan kepada masyarakat.
A M Sukri mengaku, akan melakukan evaluasi khusus atas kinerja manajemen RSUD Andi Sultan Daeng Radja, karena dianggap belum memberikan kontribusi peningkatan pelayanan kepada masyarakat.
“Kami telah menindaklanjuti aksi demo yang dilakukan oleh mahasiswa UIT Makassar terkait pelayanan di RSUD Bulukumba, yang dianggap tidak maksimal,” kata A M Sukri, saat meninjau pembangunan RSUD tersebut, Kamis, 25 Februari, lalu.
Masalah adanya pengerusakan kaca pintu mauk RS yang dilakukan oknum mahasiswa yang diduga dari mahasiswa UIT Makassar harus tetap ditindaklanjuti oleh pihak kepolisian, namun pihak RSUD juga harus mengambil pembelajaran dari aksi demo yang berujung pengerusakan tersebut karena pelayanan yang tidak maksimal.
Bukan hanya itu, A M Sukri juga mengaku, telah mendapat laporan dari masyarakat yang mengeluhkan sering tidak adanya dokter saat hari sabtu maupun minggu, sehingga banyak pasien yang terkhusus yang masuk ke UGD RSUD tidak terlayani karena tidak adanya dokter.  “Semua ini saya telah terima laporannya, dan saya akan tindaklanjuti semua dengan memangggil semua dokter di di RS,” katanya.
Dengan kondisi tersebut, A M Sukri meminta pihak rumah sakit, agar memberikan sanksi kepada dokter yang tidak menjalankan tugasnya dengan baik. Untuk menyelesaikan semua masalah, rencananya manajemen RSUD, para dokter dan tenaga medis, para asisten untuk menindaklanjuti segala permasalahan yang ada.
“Kami meminta agar pelayanan di RSUD agar tidak lagi ada keluhan dari para masyarakat yang ingin dirawat, kalau sampai hal ini masih terjadi maka akan dilakukan tindakan tegas,” kata Sukri.
Direktur RSUD Andi Sultan Daeng Radja Bulukumba, dr Wahyudni mengaku, memang banya keluhan yang masuk terkait sering tidak adanya dokter yang masuk pada hari sabtu dan minggu, dan ini telah dilakukan tindakan dengan memanggil semua dokter yang bertugas saat itu dan menberikan masukan.
“Kita sudah kumpulkan dokter dan bicarakan ini masalah, dan saat ini sudah tidak ada lagi dokter yang kadang tidak masuk,” katanya. (one/ris/B)

To Top