Tes Urine, Ratusan Polisi Tak Hadir – RADAR SELATAN

RADAR SELATAN

Bulukumba

Tes Urine, Ratusan Polisi Tak Hadir

REPORTER: MUHAMMAD IRWAN
EDITOR: RISKANDI NUR

BULUKUMBA, RADAR SELATAN — Sejumlah anggota Polres Bulukumba, dilaporkan tidak hadir dalam tes urine narkoba yang mendadak dilaksanakan oleh bidang kedokteran dan kesehatan (Biddokes) Polsa Sulsel, di ruang aula Mapolres, Rabu, 2 Marert.
Buktinya, dari 597 orang personil di lingkup Polres Bulukumba baru berkisar 200-an yang hadir saat pemeriksaan masih berlangsung.
Tim Biddokes Polda Sulsel, Kompol Hendrian Chaniago mengungkapkan, tes urine secara rutin akan dilaksanakan pemeriksaan penyalahgunaan narkoba, khususnnya dijajaran kepolisian lingkup Polda Sulsel. Pemeriksaan yang mendadak akan dilaksanakan secara acak oleh semua Polres. Hanya, pemeriksaan awal tahun ini, dimulai di Mapolres Bulukumba, kemudian menyusul daerah lain, namun pemilihan pemeriksaan pertama ini bukan disebabkan karena berkaitan maraknya peredaran narkoba, melainkan atas intruksi pimpinan semata.
Sebab, sebelumnya pemeriksaan sudah difokuskan pada daerah turun. “Semua daerah diperiksa, dan ini diacak. Kebetulan Bulukumba dapat pemeriksaan awal. Yang lain menyusul,” ujarnya.
Menurutnya, hasil pemeriksaan akan segera dilaporkan kepimpinan, selanjutnya disampaikan ke Kapolres masing-masing. Bagi anggota yang terbukti jelas akan diproses bagian Propam Polda sesuai prosuder. Namun, belum bisa dipublikasikan hasilnya keluar siapa saja, karena ini merupakan kewenangan pimpinan menyampaikan langsung.
Tim Biddokes hanya melaksanakan perintah melakukan tes urine terhadap anggota. Jumlah anggota yang pernah terlibat narkoba juga tak diketahui. “Kami belum bisa sebutkan berapa jumlah anggota yang pernah terlibat narkoba. Kalau itu sebaiknya konfirmasi ke Kapolres. Bukan kewenangan kami menjawab, ini pimpinan,” jelasnya.
Bagi anggota yang absen, lanjut dia, tetap akan menjalani pemeriksaan tes urine seperti anggota lainnya. Bedanya, pemeriksaan mereka akan dialihkan di Polda langsung, khususnya bagi yang tidak hadir. Diakui, rencana pemeriksaan tidak bocor, meski sebagian belum hadir memenuhi panggilan, karena tes dilakukan mendadak. Tidak ada penyampaian sebelumnya. “Semua anggota saya, sudah saya panggil kesini tes urine. Kenapa mesti takut, kalau memang tidak bersalah. Ini penting biar semua jelas,” kata Kapolsek Ujung Bulu, AKP Sultan Taherong, sesuai menjalani pemeriksaan di Mapolres Bulukumba.
Kasatnarkoba Polres Bulukumba, AKP Munasir, membenarkan adanya beberapa anggota yang belum datang menjalani pemeriksaan tes urine yang dilaksanakan Mapolda Sulselbar. Menurut dia, bagi anggota yang absen tetap akan menjalani pemeriksan hanya pemeriksaan dilakukan di Mapolda.     Bahkan, dari jumlah keseluruhan personil mencapai 600-an orang baik di Polres maupun di Polsek, namun baru beberapa orang saja yang datang. “Iya, banyak yang tidak datang. Kami kurang tahu kenapa belum kesini. Tapi, kalau dia tidak datang, maka harus menjalani pemeriksaan di Polda. Tidak bisa tidak menjalai pemeriksaan,” ujar dia.
Aktivis Forum Pemerhati Korban Narkoba (FPKN) Bulukumba, Udin mengatakan, pihaknya memberikan apresiasi yang cukup tinggi terhadap polisi atas pelaksanaan tes urine dijajaran anggota, sebab dengan cara ini memungkinkan bisa lebih jelas siapa-siapa oknum polisi yang terlibat. Namun, dia berharap bahwa hasil pemeriksaan dibuka secara transparan keluar biar jelas, bukan melindungi. “Ini bagus, saya dukung. Hanya, proses ini harus dikawal, dan bagi anggota yang terbukti menggunakan diproses sesuai prosuder. Jangan misalnya dilindungi lagi,” tandasnya. (**)

To Top