Tangnga-tangnga Resmi jadi Kampung KB – RADAR SELATAN

RADAR SELATAN

Bantaeng

Tangnga-tangnga Resmi jadi Kampung KB

BANTAENG, RADAR SELATAN — Kampung Keluarga Bencana (KB) kini ada di Kabupaten Bantaeng. Pencanangan Kampung KB di RW 1 Tangnga-Tangnga Kelurahan  Bonto Sunggu Kecamatan Bissappu Kabupaten Bantaeng diresmikan oleh Bupati Bantaeng Nurdin Abdullah yang didampingi Kepala Perwakilan BKKBN Provinsi Sulsel Hj. Rini Riatika Djohari, Kamis 3 Maret kemarin.
Adanya Kampung KB ini maka diharapkan bisa meningkatkan partisipasi pasangan usia subur (PUS) dalam Program Keluarga Berencana dengan capaian prevalensi kontrasepsi atau kesertaan ber KB minimal 65 persen dengan pemakaian MKJP diatas 25 persen.
Kepala Badan KB dan PP Kabupaten Bantaeng, Asruddin yang juga selaku penanggungjawab kegiatan mengatakan, bahwa dasar penentuan lokasi Kampung KB di wilayah ini adalah terpenuhinya kriteria yang telah ditetapkan. Dimana, wilayah ini masuk dalam kategori jumlah keluarga Pra Sejahtera dan KS-I masih dibawah rata-rata kelurahan kecamatan dan kabupaten dengan pencapaian akseptor MKJP masih persen.
“Ini berfungsinya delapan fungsi keluarga. Serta, meningkatkan kepedulian kegiatan tribina BKB, BKR, BKL, oleh para Kader dan tersedianya data keluarga by name by adres dan peta keluarga di setiap RT,” jelasnya usai acara.
Bupati Bantaeng, Nurdin Abdullah mengaku sangat mendukung kegiatan ini dimana program pengendalian laju pertumbuhan penduduk sangat diperlukan untuk kelangsungan pembangunan seutuhnya demi kesejahteraan masyarakat. Meskipun angka LPP untuk kabupaten bantaeng masih dibawah rata-rata provinsi.
“Kegiatan ini bisa menjadi momentum kegiatan strategis lintas sektoral untuk kelanjutan pembangunan di Kabupaten Bantaeng terutama pembangunan SDM. Olehnya itu, kepada masyarakat untuk mengatur jarak kelahiran, membina keluarga yang berkualitas, dengan 2 Anak Cukup,”jelasnya.
Sementara, Kepala Perwakilan BKKBN Sulsel, Hj. Rini Riatika Djohari mengatakan bahwa kegiatan ini adalah perintah langsung pemerintah pusat mengingat gaung Program KB semakin lama semakin menurun bahkan melemah. “Untuk itu dibuat terobosan baru sesuai dengan agenda Nawa Cita dengan salah satu cara adalah menghidupkan kembali Program KB di seluruh wilayah kesatuan RI,” terangnya.
Dalam acara ini ikut pula dihadiri oleh Forum Komunikasi Pimpinan Daerah, Pimpinan SKPD terkait, Pimpinan SKPD KB wilayah tetangga, seperti Bulukumba, Sinjai, Jeneponto, Bone dan Takalar, Lurah dan Kepala Desa, Pimpinan Klinik KB dan undangan lainnya.(riz/man/b)

To Top