Usai Banjir, Kondisi Jembatan ini Membahayakan Pengendara – Radar Selatan

Radar Selatan

Bulukumba

Usai Banjir, Kondisi Jembatan ini Membahayakan Pengendara

#Ribuan Warga Terancam Terisolir

BULUKUMBA, RADAR SELATAN — Ribuan warga yang berada di Desa Tamaona, dan Desa Oro Gading, Kecamatan Kindang, Bulukumba, terancam terisolir karena jembatan penghubung nyaris putus pasca terkena banjir besar, Sabtu, 2 April lalu. Jembatan ini merupakan salah satu akses utama dari tiga desa menuju kota Bulukumba.
Salah seorang warga Iwan, mengungkapkan, kerusakan jembatan sudah berlangsung lama, pada sisi sebelah kanan pernah terjadi longsor sebelumnya. Hanya, warga masih melewati karena merupakan jalan penghubung utama, baik dari arah kota maupun sebaliknya. Sekarang semakin parah pasca banjir, sebab kendaran berupa mobil tak bisa melintas, sehingga warga terpaksa menutup sementara demi keamanan pengendara.
“Jalan ini penghubung desa lain. Harus diperbaiki segera. Tidak bisa dibiarkan lama,” ujarnya.
Desa Kahayya, menurutnya, juga lewat jembatan yang terletak di Desa Tamaona ini menuju kota maupun tujuan lainnya. Sebab, kalau harus berputar lewat Kelurahan Borongrappoa cukup jauh, harus menempuh perjalanan hingga beberapa jam kemudian baru sampai kota Bulukumba, dibandingkan lewat akses Tamaona saja. Maka pemerintah harus segera melakukan perbaikan. Bahkan menganggarkan perbaikannya, karena dianggap mendesak.
“Ini kepentingan orang banyak. Mau lewat dimana, kalau kerusakanya dibiarkan,” jelasnya.
Anggota DPRD Bulukumba, Muhammad Bakti, meminta pemerintah harus segera melakukan perbaikan kalau memang ini dianggap darurat. Apalagi, kondisi jalan merupakan penghubung menuju beberapa desa lain di kindang, sangat disayangkan jika dibiarkan, bahkan akan merugikan warga karena tidak melintas, khususnya kendaraan mobil.
“Memang jembatan disana rawan. Karena dia berada diatas ketinggian, dibawa ada jurang. Saya kira harus diperbaiki segera, apalagi warga sudah meminta perbaikan sejak awal.” ujar legislator asal daerah pemilihan Gantarang-Kindang Bulukumba ini.
Kepala Sub Bagian Pemberitaan dan Kerjasama Pers Humas Pemkab Bulukumba, Amran Syaukani, mengaku, pihaknya segera melakukan koordinasi dengan instansi membidangi supaya menyambungkan kembali akses jalan masyarakat. Meski diakui, sejauh ini belum ada laporan resmi yang masuk ke pemerintah.
“Kita akan tinjau langsung ke lokasi. Meminta dinas PU memproritaskan perbaikannya. Kalau perlu membangun jembatan darurat, meski tidak ada anggaran agar perekonomian warga kembali lancar,” ujar dia. (awa/ris/B)

To Top
Do NOT follow this link or you will be banned from the site!