BNK Mati Suri – Radar Selatan

Radar Selatan

Hot News

BNK Mati Suri

BULUKUMBA, RADAR SELATAN — Badan Narkotika Kabupaten (BNK) Bulukumba, mati suri ditengah maraknya peredaran narkoba di daerah yang berjuluk Bumi Panrita Lopi ini.
Keberadaan BNK yang sudah ada sejak era pemerintahan Zainuddin Hasan, diakui Wakil Bupati Bulukumba, Tomy Satria, mati suri. Itu terjadi karena tidak adanya sekretariat untuk BNK di daerah ini.
“Saya dan pak Bupati masih mencari lahan khusus untuk sekreatriat, karena untuk pembentukan BNK butuh penganggaran, bagaimana ada anggaran kalau tidak ada sekretariat dan pengurus,” ujarnya.
Tomy berjanji, akan segera mencari lahan khusus untuk pembangunan sekretariat dan membentuk kembali BNK untuk pencegahan penggunaan narkoba di Bulukumba. “Insya Allah, setelah sertijab besok (hari ini, red) harus kembali dibentuk karena ini sudah urgen,” ujarnya, saat ditemui di ruang kerjanya, Selasa, 12 April.
Setelah terbentuknya BNK, Tomy menargetkan menghapus peredaran dan penggunaan narkoba di Bulukumba, dengan memberikan anggaran khusus.
“Dulu mungkin anggarannya tidak jelas, namun kita akan anggarkan khusus dan mengambil anggaran dari dana hibah, asalkan sudah ada sekretariat sebagai persyaratan penganggaran,” kata mantan Wakil Ketua II DPRD Bulukumba, itu.
Untuk program BNK kedepannya, kata Tomy, melakukan kerja-kerja cerdas dengan memberdayakan seluruh pemuda. Seperti, dikegiatan ekonomi kreatif dengan tujuan agar pemuda bisa sibuk melakukan hal-hal yang postif.
“Terima kasih masukanya, ingatkan saya kembali jika BNK ini tidak terbentuk, masalah narkoba ini sangat urgen makanya secepatnya harus terbentuk, dengan mengumpulkan seluruh stakeholder sebagai pengurusnya nanti,” ujarnya.
Selain itu, untuk awal terbentuknya BNK, dia bersama Bupati Bulukumba, A M Sukri Sappewali, akan melakukan pemeriksaan urine kepada seluruh SKPD, hanya saja untuk pemeriksaan masih dia rahasikan, karena akan melakukan secara tiba-tiba yang diharapkan tiada PNS memiliki kesempatan untuk lari dari pemeriksaan.

#Laskar Anti Narkoba
BNK yang mati suri membuat DPRD Bulukumba, berencana akan membentuk Laskar Anti Narkoba, yang dimotori langsung para wakil rakyat untuk membantu pemberantasan narkoba di daerah ini.
Ketua DPRD Bulukumba, Andi Hamzah Pangki menilai, selama ini BNK yang dibentuk sejak masa pemerintahan Zainuddin Hasan, belum menunjukan eksistensinya, meski telah didukung dengan anggaran namun belum menunjukkan trend positif terhadap pemberantasan narkoba, hal itu dibuktikan dengan masih tingginya angka peredaran narkoba di Bulukumba.
“Makanya DPRD akan membuat gebrakan dengan membentuk Laskar Anti Narkoba, yang masuk didalamnya adalah anggota DPRD sendiri serta dari kalangan aktivis dan tokoh masyarakat,” ujarnya, Selasa, 12 April.
Meski begitu, pihaknya tetap mendorong agar BNK lebih reaktif lagi menjalankan tugasnya yang selama ini dinilai masih pakum dan belum menunjukkan kinerjanya yang memuaskan.
Pria yang akrab disapa Andi Bancala ini, menambahkan, salah satu bentuk keseriusan pihaknya dalam menyatakan peran terhadap narkoba, telah melakukan koordinasi dengan pemerintah pusat dan BNN, untuk membangun kantor perwakilan BNN di Kabupaten. “Jadi Pemkab cukup menyiapkan lahannya saja. Ini salah satu gebrakan kami di DPRD agar ada kantor BNK, yah semoga saja hal ini teralisasi,” harapnya.
Terpisah, Ketua Komisi A DPRD Bulukumba, Hj Hilmiaty Asip menjelaskan, memang perlu keseriusan dari pihak pemerintah dan semua kalangan agar bersama-sama menyatakan peran terhadap narkoba, salah satunya dengan mendorong BNK agar lebih aktif lagi menjalankan tugasnya.
Tidak hanya menyatakan peranterhadap narkoba namun juga HIV/AIDS, yang juga menjadi persoalan yang cukup serius di daerah ini. “Termasuk perlu ada ruang rehabilitasi bagi pengguna narkoba. Bulukumba ini bisa dikata sudah darurat narkoba, Kita di DPRD akan terus mendorong agar BNK dan semua pihak bersama-sama peran melawan narkoba,” ujarnya. (A/**)

 

REPORTER: AKBAR WAHYUDI-RAKHMAT FAJAR
EDITOR: RISKANDI NUR

To Top
Do NOT follow this link or you will be banned from the site!