Mentan Dorong Optimalkan Lahan Kering – RADAR SELATAN

RADAR SELATAN

Bantaeng

Mentan Dorong Optimalkan Lahan Kering

SERGAP GABAH. Menteri Pertanian Republik Indonesia, Amran Sulaiman berbincang dengan Bupati Bantaeng, Nurdin Abdullah disela-sela kegiatan sergap gabah dan panen raya padi di Rappoa, kemarin. [FOTO: ANJAR S. MASIGA]

#Bantaeng Dijanji Pompa dan Hand Traktor

RADARSELATAN.CO.ID, BANTAENG — Menteri Pertanian (Mentan) Republik Indonesia, Amran Sulaiman mendorong Kabupaten Bantaeng untuk meningkatkan luas tanam. Upaya ini dengan cara meningkatkan intensitas tanam dan mengoptimalkan lahan-lahan kering untuk tanaman padi gogo.
Amran Sulaiman mengatakan, untuk mencapai target swasembada, pihaknya menjanjikan 20 pompa air agar 7.829 ha sawah di Bantaeng tidak kekerigan khususnya di lokasi panen raya yang memiliki luas areal persawahan mencapai 2.238 ha. Ia juga menjanjikan hand traktor sebanyak 50 unit serta benih jagung untuk mendorong peningkatan produksi jagung di Bantaeng.
“Kita akan upayakan itu, supaya tidak kering kita akan kasih pompa dan hand traktor. Nanti saya akan datang lagi melihat hasilnya, harus ada 1.000 hektare untuk tanaman jagung, kalau tidak kepala dinas mesti letakkan jabatan,” ujarnya dengan sedikit bercanda saat menghadiri sergap gabah dan panen raya padi di Rappoa, Pajukkukang, Jumat, 29 April.
Demi mensejahterakan petani, ia menegaskan Bulog untuk membeli seluruh gabah dengan harga yang telah ditetapkan yakni standar Rp3.800 per kg, demikian dengan jagung dengan harga standar Rp2.500 per kg. Dalam kegiatan itu Amran Sulaiman didampingi Pangdam VII Wirabuana, Mayjen agus Surya Bakti. Tampak hadir pimpinan SKPD dan muspida Kabupaten Bantaeng serta pemerintah desa dan petani setempat.
Dalam sambutan Bupati Bantaeng, Nurdin Abdullah mengatakan, produksi pertanian daerah tersebut telah menjadi contoh produksi pertanian. Karena itu ia berharap program ini dilanjutkan terutama pemberian bantuan benih dan pupuk agar dapat memenuhi target pertanian daerah.
Dengan bangga Nurdin juga menyampaikan keberhasilah pengembangan jagung manis Jepang di Bantaeng. Dan selanjutnya akan mengembangkan beras Jepang. “Rasa bangga dan bahagia bagi kita semua pak menter datang berkunjung. Ini akan memberikan kekuatan lebih besar pada petani. Bantaeng ini sudah berhasil mengembangkan jagung manis Jepang dan kita juga akan kembangkan beras Jepang, minimal bisa menyuplai seluruh restoran Jepang di Indonesia,” katanya. (**)

——————————–
REPORTER: ANJAR S MASIGA
EDITOR: RISKANDI NUR

To Top