Track Kahayya Licin Tapi Menantang – RADAR SELATAN

RADAR SELATAN

Bulukumba

Track Kahayya Licin Tapi Menantang

FOTO BERSAMA. Para Offroader foto bersama saat finis di Lapangan Pemuda Bulukumba, Minggu, 8 Mei 2016. Foto lain, para Offroader terharu setelah berhasil finish.

RADARSELATAN.CO.ID, BULUKUMBA — Desa Kahayya dengan tinggi 1.200 meter di atas permukaan laut menjadi track terakhir Open Road EXpedition (ORX).

Licin dan menanjak membuat 90 offroader dan 56 crosser tertantang untuk menaklukan pegunungan Bulukumba, Sabtu, 7 Mei 2016.

Anggota tim Jeep Takalar, Rusli mengaku selain harus melewati track yang licin, offroader kian merasa sulit dengan kondisi malam yang minim pencahayaan dan membuat offroader harus jatuh bangun dan jungkir balik.

“Namun dari lima pos yang dilalui, memang pos ketiga di Hutan Pinus 2 yang paling ekstrem, salah satu anggota tim Jeep Bulukumba terbalik mobilnya dan nyaris jatuh ke jurang,” bebernya, usai finish di Lapangan Pemuda Bulukumba, Minggu, 8 Mei 2016.

Anggota Jeep Bulukumba, Anwar membenarkan itu. Menurutnya, memang track menuju pos tiga Hutan Pinus 2 sangat ekstrem dan licin, ditambah miss communication dengan navigator membuat insiden tersebut terjadi.

“Kita menunggu bantuan dari malam hingga pagi. Dan teman yang mobilnya hampir jatuh ke jurang hanya tersenyum bahkan tertawa saja,” ujarnya.

Anwar pun mempertegas, inilah yang namanya pencinta offroad, walau biaya mahal, dan risiko besar di depan mata, pencinta offroad makin tertantang.

“Dan kita enjoy dengan itu,” serunya.

Wakil Gubernur Sulsel, Agus Arifin Nu’mang yang mengikuti dari start hingga finish bersyukur, seluruh offroader dan crosser selamat sampai tujuan.

“Luar biasa ORX V ini, banyak cerita mendebarkan, tantangan track yang menarik, ditambah rintik-rintik hujan yang kian membasahi track. Alhamdulillah kita selamat semua,” ujar Ketua Pengprov IOF Sulsel ini.

Dalam sambutanya, Bupati Bulukumba, AM. Sukri Sappewali menyambut baik kedatangan para offroader dan berterimakasih atas pembukaan akses jalan menuju Kahayya.
Dia berharap kegiatan seperti ini bisa kembali diadakan di Bulukumba dengan menggunakan track jalan yang lain. (awa/wan)

To Top