Diduga Bandar Narkoba, Oknum Polisi Dilapor – RADAR SELATAN

RADAR SELATAN

Bulukumba

Diduga Bandar Narkoba, Oknum Polisi Dilapor

CARI BUKTI. Kapolsek Kajang, AKP Syamsul Bahri (baju kaos hitam garis hijau) beserta sejumlah personilnya, saat mencari barang bukti narkoba di rumah pelaku di Desa Possi Tanah, Kajang. Minggu malam 8 Mei. Kasus ini sendiri, diduga ikut melibatkan oknum polisi di Polsek Kajang. [RAKHMAT FAJAR/RADAR SELATAN]

RADARSELATAN.CO.ID, BULUKUMBA — Salah seorang warga Dusun Bonto Burahe, Desa Possi Tanah, Kecamatan Kajang, Ati melaporkan salah seorang oknum polisi berinisial Aiptu H Ka, atas dugaan bandar narkoba.
Ati berani melaporkan hal itu, akibat geram dengan kelakuan suaminya, Takdir. Ati pun, melaporkan suaminya, dengan tuduhan penyalahgunaan Narkoba.
Ati menceritakan, dirinya sengaja melaporkan suaminya ke polisi, agar mendapatkan efek jera dan tidak lagi berhubungan dengan narkoba. Menurutnya, sudah sejak lama dia selalu mengigatkan suaminya, untuk berhenti melakukan pekerjaan haram tersebut, termasuk berhenti bergaul dengan, H Ka, oknum anggota Polsek Kajang, yang diduga tempat suaminya mengambil barang haram tersebut.
“Tidak apa-apa pak, kalau suami saya dipenjara. Bayangkan mobil dan harta lain sudah terjual akibat konsumsi narkoba, kalau tidak begini akan hancur keluarga saya nantinya,” ujarnya.
Selain suaminya, Ati juga berharap agar H Ka, di proses secara hukum. Pasalnya, dari bukti yang ada telah menguatkan keterlibatanya. Dimana telah ada saksi, Amran 17 tahun, kerabat dari suaminya, yang mengaku kalau dirinya kerap di suruh untuk mengambil paket ke H Ka. Apalagi, saat pengerebekan, yang dilakukan Polsek Kajang, menemukan barang bukti berupa satu sachet sabu yang disimpan disela kursi sudut. Menurutnya, pihaknya tidak menyesal jika kemudian hari suaminya ditangkap dan dihukum.
“Itu barang milik suami saya dan itu diambil dari Pak H Ka. Kalau kasus ini tidak segera dituntaskan, saya akan melapor sampai ke Polda. Ini sudah keterlaluan, suami saya tidak pernah tinggal di rumah, setiap dari rumahnya Pak H Ka bawa pulang sabu-sabu,” ceritanya.
Sementara itu, Kapolsek Kajang, AKP Syamsul Bahri, yang dikonfirmasi terkait informasi tersebut, membenarkan adanya kejadian tersebut. Menurutnya, dia bersama sejumlah anggotanya, datang ke rumah pelapor (Ati), dan menemukan serbuk putih yang diduga sabu-sabu. Iapun membenarkan, kalau salah seorang anggotanya, Aiptu H Ka, ikut disebut namanya dalam kasus tersebut. Hanya saja dia menegaskan, tak akan melindungi anggotanya tersebut, bahkan berharap agar kasus ini dikawal bersama.
“Ini sudah jelas merusak, kasihan warga yang berada di wilayah hukum saya. Kasus ini sudah saya serahkan ke Propam Polres dan Satuan Narkoba, agar ditindaklanjuti dan diproses,” jelasnya.
Terpisah, Iwan warga setempat yang menyaksikan langsung proses pengeledahan polisi di rumah pelapor, membenarkan kalau ada sabu-sabu yang didapatkan. Bahkan dari penelusuran di malam kejadian, Pihak Polsek Kajang pun, langsung meminta oknum polisi H Ka, untuk memberikan keterangan. Dalam pengeledahan tersebut, turut hadir Kepala Desa Possi Tanah dan Sekdes serta sejumlah warga setempat.
“Jadi saya ikut itu jemput saksi, Amran di Ganta, yang mengaku biasa disuruh Takdir suami terlapor, ambil barang di Pak H Ka. Kejadianya itu, Senin malam 8 Mei. Selaku warga, saya minta kasus ini diusut tuntas, jangan ada permainan. Dan oknum polisi ini diproses,” tegasnya.
Sementara itu, berdasarkan informasi yang didapatkan Radar Selatan, sampai saat ini terlapor, Takdir dan H Ka (oknum polisi), belum diamankan dan masih terlihat keluyuran, sementara Takdir sendiri di kabarkan sedang berada di Kepulauan Selayar. (**)

 

————————
REPORTER: RAKHMAT FAJAR
EDITOR: RISKANDI NUR

To Top