Kapolres Jamin Penyelidikan Profesional – RADAR SELATAN

RADAR SELATAN

Bulukumba

Kapolres Jamin Penyelidikan Profesional

# Kasus Polisi Narkoba

RADARSELATAN.CO.ID, BULUKUMBA — Kapolres Bulukumba, AKBP Selamat Riyanto, berharap seluruh pihak mempercayakan sepenuhnya ke penyidik, atas penanganan kasus narkoba yang diduga melibatkan Kanit Intel Polsek Kajang, Aiptu H Karim.
Selamat menjelaskan, saat ini pihaknya melalui Satuan Res Narkoba dan Propam Polres masih terus mendalami kasus narkoba yang disebut-sebut ada keterlibatan Aiptu H Karim. Meski saat ini telah ada saksi yang menyebut nama Aiptu H Karim dalam peredaran obat terlarang tersebut, namun pihaknya belum menjadikan Aiptu H Karim sebagai tersangka.
Alasanya, bukti yang dimiliki pihaknya belum cukup untuk meningkatkan status terlapor. “Ngk usah was-was, janji saya kan tidak ada ampung bagi pelaku narkoba, apalagi kalau itu oknum polisi sendiri. Percayakan saja ke kami, kita akan profesional mengusut tuntas kasus ini,” katanya, Rabu, 11 Mei.
Hanya saja, menurut Selamat, masyarakat diminta untuk bersabar sampai seluruh rangkaian pemeriksaan selesai. Pasalnya, untuk membuktikan keterlibatan oknum polisi perlu memiliki saksi yang kuat serta alat bukti yang cukup tidak serta merta menetapkan terangka.
“Kita lihat fakta saja lah, jangan juga dipaksakan meski buktinya ngak cukup. Yang jelas kalau dia (Aiptu H Karim) terbukti bersalah, tidak ada ampung,” katanya.
Selain itu, untuk mempercepat proses penyelidikan, rencananya dua hari kedepan, pihaknya melalui Satuan Res Narkoba, akan menghadiri panggilan Polda Sulselbar, agar dilakukan gelar perkara termasuk mengetahui sejauh mana keterlibatan oknum polisi tersebut. Saat ini, lanjut Selamat, Aiptu H Karim, sendiri masih berada di kantor Polres Bulukumba, dan menjalani serangkaian pemeriksaan.
“Itu bertujuan untuk mempermudah pengusutan kasus ini. Dia kita amankan di kantor, karena masih menjalani beberapa pemeriksaan. Intinya sampai saat ini statusnya masih saksi saja,” ujar Selamat.
Seperti diketahui, Ati yang dalam hal ini merupakan pelapor mengaku was-was jika kasus yang melibatkan suami dan Aiptu H Karim, tidak terusut tuntas. Sementara berdasarkan keterangan sejumlah saksi dan barang bukti yang ada telah menunjukkan keterlibatan keduanya.
Olehnya, dia mengaku jika kasus tersebut tidak dapat dituntaskan pihak Polres Bulukumba, iapun telah merencanakan untuk membawa kasus tersebut ke Polda. “Tidak apa-apa kalau suami saya dipenjara supaya dia sadar kalau yang dilakukan itu salah. Saya berharap agar penyidik benar-benar konsisten mengusut kasus ini jangan ada main-main mata,” katanya.
Terpisah, Ketua Advokasi Hukum dan HAM Pemuda Muhammadiyah Bulukumba, Syarefuddin berharap agar kasus narkoba khsusunya yang melibatkan oknum polisi diusut sampai ke akar-akarnya. Inipun akan menjadi borometer pihak kepolisian dalam membersihkan opini publik.
“Tadi kami audiens dengan Kasat Narkoba, meminta ini kasus diusut tuntas. Kami akan terus mengawal kasus ini. Bulukumba ini sudah darurat narkoba dan sudah sangat memprihatinkan, apalagi ada oknum polisi yang terlibat,” katanya. (faj-one/ris)

To Top