Kanit Intel Polsek Kajang Positif Narkoba – RADAR SELATAN

RADAR SELATAN

Hot News

Kanit Intel Polsek Kajang Positif Narkoba

RADARSELATAN.CO.ID, BULUKUMBA — Kanit Intel Polsek Kajang, berinisial Aiptu H Ka, positif menggunakan narkoba. Itu diperkuat berdasarkan hasil pemeriksaan urine beberapa waktu lalu.
Humas Polres Bulukumba, AKP H Andi Sayarifuddin menjelaskan, terkuaknya Aiptu H Ka dalam mengkonsumsi barang haram tersebut berdasarkan hasil tes urine yang belum lama ini serantak digelar di lingkup Polres Bulukumba. Hanya saja sampai saat ini pihak penyidik belum menetapkan Aiptu H Ka, sebagai tersangka.
Olehnya dalam waktu dekat ini pihaknya juga akan segera mengelar kasus di Polda Sulselbar, untuk mengetahui apakah status kasus tersebut bisa dinaikkan ketingkat penyidikan.
“Iya dia positif menkomsumsi narkoba, tapi belum ditetapkan tersangka karena soal dugaan pengedar itu buktinya belum cukup,”jelasnya.
Saat ini polres masih terus mendalami dugaan keterlibatan Aiptu H Ka, dalam praktek peredaran narkoba, begitu juga dengan penyelidikan dugaan pelanggaran kode etik mengigat Aiptu H Ka, sendiri positif mengkonsumsi narkoba. Dia menambahkan, meski telah ada saksi yang menyebut keterlibatan Aiptu H Ka, sebagi pengedar namun hal tersebut belum mampu menguatkan untuk dijadikan tersangka.
“Statusnya masih saksi saat ini dia masih menjalani serangkaian pemeriksaan. Yang jelas ada sanksi yang menunggunya, besar atau kecilnya tergantung fakta dan bukti nantinya,”katanya.
Sementara itu , Iwan yang merupakan Tokoh Pemuda di Kajang, sekaligus dosen di salah satu perguruan tinggi di Makassar, berharap agar kasus yang melibatkan oknum polisi tersebut berjalan secara profesional tanpa intervensi maupun tebang pilih.

Apalagi dalam tes urine sendiri, dia positif mengkonsumsi narkoba. Selain itu dia juga mempertanyakan oknum Polisi, Aiptu H Ka, yang hingga saat ini masih bebas dan belum ditetapkan tersangka padahal, dengan keterangan dua orang saksi ditambah hasil tes urine dan penemuan paket sabu-sabu telah bisa menjadikan dasar penyidik meningkatkan  kasus tersebut ke penyidikan.
“Yah kecuali kalau ada kongkalikong dalam penyelidikan yah bisa saja ada hal yang sengaja tidak diungkap faktanya. Sampai saat ini saya juga bertanya-tanya, kenapa saat pengeledahan di rumah pak Aiptu H Ka, saya dilarang masuk, disitu saya curiga?,”jelasnya. (faj/ris)

To Top