PAW Golkar, Polisi Periksa Komisioner KPU – RADAR SELATAN

RADAR SELATAN

Bulukumba

PAW Golkar, Polisi Periksa Komisioner KPU

RADAR SELATAN.CO.ID BULUKUMBA — Proses Pergantian Antar Waktu (PAW) Partai Golkar, memasuki babak baru. Penyidik Polres Bulukumba, memeriksa sejumlah komisioner KPUD Bulukumba, sebagai saksi atas laporan H Tabri, terhadap Muh Jalaluddin dan H Zainuddin Hasan.

Rabu 1 Juni kemarin, penyidik Polres Bulukumba, memeriksa empat komisioner KPUD, sebagai saksi dalam kasus laporan dugaan penipuan PAW Golkar dengan terlapor Jalaluddin dan mantan Bupati Bulukumba, H Zainuddin Hasan.

Humas Polres Bulukumba, AKP H Syarifuddin menjelaskan, pemeriksaan terhadap komisoner KPUD sebagai tindaklanjut penyidik dalam mengusut tuntas kasus dugaan penipuan PAW yang dilaporkan H Tabri. Selanjutnya penyidik juga berencana akan mengagendakan pemeriksaan terhadap beberapa saksi lainnya termasuk pihak yang dilaporkan H Tabri, yaitu Jalaluddin dan H Zainuddin Hasan.
”Iya tadi ada agenda pemeriksaan untuk KPUD. Ini prosesnya sementara kita dalami dulu. Kita kumpulkan bukti dan keterangan saksi-saksi. Kita akan tahu hasilnya  seperti apa setelah penyidik menelaah dari seluruh hasil pemeriksaan,” katanya.
H Tabri, kepada Radar Selatan mengungkapkan, pelaporan tersebut dilakukan karena dirinya merasa dirugikan dalam proses PAW yang dinilai cacat hukum, hal itu diperkuat dengan diterimanya gugatan pihaknya di PTUN Makassar.         Rencananya dia juga akan melaporkan sejumlah pihak termasuk KPUD ke Polda Sulselbar. ”Saya menyerahkan seluruh proses ke polisi. Saya hanya mau ini berjalan sesuai prosedur hukum,” katanya.
Ketua KPUD Bulukumba, H Azikin Pattudiri menjelaskan, pemanggilan tersebut adalah kapasitas KPUD sebagai saksi dalam kasus yang dilaporkan H Tabri. Dia menjelaskan pada dasarnya apa yang telah dilakukan pihaknya dalam proses PAW telah berjalan susuai dengan mekanisme yang ada.
Adapun terkait presepsi orang yang menilai proses yang berlangsung sebelumnya dinilai salah, adalah hak setiap orang.
”Yang datang tadi itu empat komisoner kita, kebetulan saya tadi saat pemeriksaan belum ada di Bulukumba. Intinya kami tidak diintervensi apalagi mengintervensi. Jadi posisinya kita hanya melakukan balasan surat ke DPRD sesuai dengan nomor urut saat itu,” jelasnya.
Soal rencana pelaporan H Tabri ke Polda Sulsel, ditanggapi dingin Azikin. Menurutnya, itu adalah hal yang wajar dan hak H Tabri. ”Kita siap saja, apakah sebagai terlapor ataukah sebagai saksi,” tambahnya.

Reporter : Fajar RFR

Editor : Riskandi

To Top