Guru Cubit Siswa ini, Duduk di Kursi Pesakitan Tanpa Pengacara – RADAR SELATAN

RADAR SELATAN

Ragam

Guru Cubit Siswa ini, Duduk di Kursi Pesakitan Tanpa Pengacara

Ibu Maya duduk di kursi pesakitan tanpa didampingi pengacara

RADAR SELATAN, CO.ID BANTAENG — Pengadilan Negeri (PN) Kabupaten Bantaeng menggelar sidang saksi kasus kekerasan yang dilakukan ibu Maya. Dalam sidang itu, dua saksi yang dihadirkan termasuk korban, Rabu, 1 Juni lalu.

Sidang tersebut dipimpin langsung kepala PN Bantaeng, Chitta Cahyaningtyas dan dua anggota hakim lainnya. Serta diihadiri dua jaksa yakni Amral R Riza dan Sido. Hadir terdakwa, ibu Maya didampingi suami dan rekan seprofesinya, terlihat dalam persidangan nampak Ibu maya tidak didampingi pengacara atau kuasa hukum.

Dalam persidangan tersebut, korban menceritakan kalau kejiaanya terjadi pada Jumat, 14 Agustus 2015 lalu yang berujung pelaporan pihaknya. Dalam pengakuan saksi korban, yang berdomisili di Kampung Pattaneteang, Kecamatan Pajukukang ini, ia bersama rekan lainnya bermain air di depan kelas jaraknya tidak jauh dari mushola sekolah, sekira pukul 09.30 wita.

Pada saat itu, guru biologi yang melintas diteras musola merasa terkena siraman air geram. Keduanyapun ditegur untuk berhenti bermain air. Namun aksi ini terus berlanjut, keduanya dipanggil ke BK. “Di ruang BK dicubit paha 2 kali, kiri kanan, ditinju juga dua kali, kiri kanan. Ditendangm dipukul, sudah minta maaf tapi tidak dimaafkan,” aku korban yang telah dikuatkan dengan hasil visum Puskesmas Kassi-kassi, sehari setelah kejadian.

Sementara itu terdakwa, membantah beberapa pernyataan. Dari saksi pertama, menurutnya korban tidak pernah minta maaf apalagi meninju dada saksi korban. “Tidak ada saya tinju dadanya saya angkat karena itu tunduk terus, menangis sebelum dicubit,” katanya

Rencananya sidang lanjutan akan digelar pada 8 Juni mendatang. “Masih ada saksi, minggu depan terdakwa kembali, kalau tidak kembali akan ditahan,”ujar Hakim.

Maya yang didampingi suami, sejauh ini belum mengambil pengacara untuk membela dirinya. “Saya belum ada pengacara, belum tahu,” katanya saat ditanya siapa yang akan mendampinginya untuk pembelaan hukum oleh media

Anjar Sumyana Masiga

To Top