Innalillah..!! Alasan Membela Diri, Pelaku Tikam Korbannya Hingga Tewas – RADAR SELATAN

RADAR SELATAN

Bulukumba

Innalillah..!! Alasan Membela Diri, Pelaku Tikam Korbannya Hingga Tewas

ILUSTRASI (INT)

BULUKUMBA, RADAR SELATAN — Akmal, 38 tahun warga Desa Bijawang, Kecamatan Ujungloe mengaku menikam Moka 38 tahun warga Bulo-bulo hingga tewas karena alasan membela diri dari kemplotan korban yang mencoba melukai dirinya.

Kejadian naas tersebut terjadi Sabtu, 4 Juni 2016 sekira pukul 19.00 wita di Buhung Pute, Desa Bulo-bulo. Korban
bernama Moka harus meregang nyawa.

Informasi yang dihimpun,menyebutkan kalau pelaku, Akmal, melintas di lokasi kejadian menggunakan sepeda motor, tiba-tiba korban bersama teman-temannya meneriaki pelaku. Merasa pelaku mengenal dengan korban akhirnya memutuskan untuk mampir.

“Tidak ada masalah sebelumnya, saya hanya diteriaki dan saya singgah karena saya merasa kenal. Tapi entah apa dipikiran dia (korban) bersama teman-temannya saat itu. Tiba-tiba korban meninju mulut saya. Tapi saya diamkan, dan dalam hati mencoba menenangkan diri,” cerita Akmal, saat ditemui di Sel Mapolres Bulukumba, Minggu, 5
Juni 2016.

Karena tak ingin memperpanjang masalah, Akmal pun meminta agar dirinya dilepas dan diizikan pergi. Namun salah satu teman dari korban yang tidak ia kenali identitasnya tiba-tiba mengeluarkan parang dan mengancam akan memarangi dirinya jika mencoba pergi.

“Jadi dalam hatiku bilang, kayanya ini orang mau membunuh memang, saya sudah dipukuli tapi tidak membalas, justru masih dilarang pergi karena berniat tak mau memperpanjang masalah, eh tiba-tiba teman korban memarangi tangan kiri saya hingga hampir putus,” tambahnya.

Karena merasa nyawanya terancam dengan beberapa luka yang ia alami, akhirnya pelaku yang saat itu membawa badik tiba-tiba dikeluarkan lalu ditusukkan ke bagian belakang korban.

Pelaku menambahkan, saat malam kejadian setidaknya ada tiga orang teman korban yang membawa parang
dan bergantian ingin memarangi dirinya meski tak sempat mengenalinya.

“Jadi ada sekitar sepuluh orang. Sempat korban bilang, kenapa nutikamka jadi saya jawab maafkan saya, ini terpaksa saya lakukan. Jadi ini tidak ada masalah sebelumnya, ini murni saya lakukan untuk membela diri. Setelah menikam, saya langsung menyerahkan diri ke
Polsek Rilau ale,” katanya.

Humas Polres Bulukumba, AKP H Syarifuddin mengatakan kalau saat ini pihaknya tengah mengamankan pelaku di sel tahanan Mapolres Bulukumba guna menghindarkan pelaku dari amuk keluarga korban. Apalagi, saat malam kejadian puluhan keluarga korban mendatangi Polsek Rilau Ale hendak menghakimi pelaku.

“Jadi langsung pak Wakapolres bersama tim buser itu menjemput pelaku dan mengawal ketat hingga ke Polres,
kami masih dalami dan meminta keterangan sejumlah saksi. Data sementara menyebutkan kalau tidak ada masalah sebelumnya, korban meneriaki pelaku lalu memukul dan memarangi dan akhirnya pelaku membalas,” katanya.

Fajar RFR

To Top