Orang Bulukumba Ini Doktor Termuda Kedua Di Indonesia Timur – RADAR SELATAN

RADAR SELATAN

Bulukumba

Orang Bulukumba Ini Doktor Termuda Kedua Di Indonesia Timur

Doktor Termuda Kedua di Indonesia Timur. Dr. Aprizal, S.Kom., S.E., M.M., CT.CCS

*Salutt..!! Usianya Masih 28 Tahun

RADAR SELATAN.CO.ID BULUKUMBA — Putra asal Butta Panrita Lopi, kembali mengukir sejarah. Kali ini datang dari dunia pendidikan. Siapa sangka Doktor kedua termuda di Indonesia Timur, berasal dari Bulukumba.

Dia adalah, Dr. Aprizal, S.Kom., S.E., M.M., CT.CCS, pria yang lahir di Bulukumba 5 Maret 1987, anak dari pasangan Bapak Burhanuddin Qasim dan Ibu Suhrah Badang. Saat ini pria berusia 28 tahun ini adalah dosen di Stmik Dipanegara Makassar, dan telah meraih gelar doktor dalam bidang Pendidikan Ekonomi PPS UNM. Usianya yang terbilang masih muda menempatkan dirinya sebagai orang kedua termuda mendapatkan gelar doktor di Indonesia Timur.

”Saya tidak pernah menyangka, alhamdulillah Tuhan memberikan jalan sehingga bisa seperti ini, menurut saya investasi yang terbesar bagi keluarga saya adalah pendidikan, oleh karena itu jangan pernah berhenti belajar karena dunia tidak pernah berhenti mengajari,”ujarnya

Tak mudah mendapatkan gelar Dokter apalagi dengan usia yang masih muda, dengan mengambil judul disertasi yang dipertahankan ”Pengaruh Orientasi Pasar dan Keunggulan Bersaing Terhadap Kinerja Usaha Melalui Perilaku Konsumen Pada Usaha Komputer di Kota Makassar,”. ”Yang Promotor Prof. Dr. H. Salamun Pasda, M.Si (Mantan Dekan Fak. Ekonomi UNM) Kopromotor Prof. Dr. H. Syamsul Ridjal, M.Si (Direktur PPS Stiem Bongaya) dan Dr. Romansyah Sahabuddin, S.E., M.SI (Dosen Fak.Ekonomi UNM),”jelasnya.

Sementara untuk penguji desertasi adalah Prof. Dr. Jasruddin M.Si (Direktur PPS Unm), Prof. Dr. H. Syamsul Alam, S.E., M.Si (Dosen Fak.Ekonomi Unhas), Prof. Dr. Chalid Imran Musa, M.Si (Kaprodi Pendidikan Ekonmi PPS UNM), Prof. Dr. H. Andi Ikhsan, M.Kes (Asdir II PPS UNM), Prof. Dr. Ir. H. Usman Rianse, M.S (Penguji Eksternal / Rektor Universitas Haluo Leo Kendari). ”Ini sejarah dalam hidup saya, ada beberapa Professor yang menguji disertasi saya dan jelas ini menjadi kebanggan untuk saya sendiri. Jadi Doktor termuda di Indonesia Timur itu, Dr Irham dosen UIN, dengan usia 26 tahun,”katanya.
Dr. Aprizal menjelaskan adapun hasil penelitian dari disertasinya miliknya pertama soal, Orientasi Pasar berpengaruh terhadap perilaku konsumen, artinya perubahan perilaku konsumen dapat dipengaruhi oleh pemahaman terhadap orientasi pasar. Kedua, orientasi pasar berpengaruh secara langsung maupun tidak langsung terhadap kinerja usaha melalui perilaku konsumen pada usaha komputer di kota Makassar.

Demikian juga secara secara empirik peningkatan kinerja usaha pengusaha komputer di kota Makassar salah satu faktor penyebabnya karena adanya orientasi pasar. Ketiga, keunggulan Bersaing berpengaruh terhadap perilaku konsumen. Secaraempirik perilaku konsumen perubahannya salah satunya ditentukan oleh keunggulan bersaing dari pengusaha komputer di kota Makassar.

Keempat, keunggulan bersaing berpengaruh secaralangsungmaupun tidak langsung terhadap kinerja usaha melalui perilaku konsumen. Secara empirik membaiknya kinerja usaha dari usaha komputer di kota Makassar salahsatunyadipengaruhiolehkarenakeunggulanbersaing.

”Terakhir perilaku konsumen berpengaruh terhadap kinerja usaha pada usaha komputer di kota Makassar,”jelasnya

Lebih jauh, Dr Aprizal mengaku memiliki makna tersendiri di promosinya bulan Februari lalu, ”Makna angka 2 bulan Februari merupakan keajaiban Tuhan selama kuliah sampai selesai, yaitu promosi di bulan 2 bertepatan ultah almarhumah istri saya dan juga bertepatan dengan usia saya 28 tahun, anak berumur 2 tahun lebih, istri meninggal di tgl 27 bulan 12,”jelas Pria asal Desa Bonto Bulaeng ini.

Selain itu angka dua selama kuliah ada dua masalah besar yang ia hadapi, Pertama, diawal kelulusan kuliah, dirinya hampir tak dapat melanjutkan kuliah karena memikirkan biaya perawatan bapak. Kedua diakhir penulisan disertasi miliknya, istrinya pun menghadap sang khalik.” Kado terindah yang bisa saya berikan ke almarhumah yaitu gelar saya. Hari ini saya menunjukkan dan membuktikan ke orang-orang terdekat saya terutama keluarga Insya Allah saya mampu dan tegar menghadapi segala problem yg terjadi dalam kehidupan saya. Terima kasih orang tuaku, saudara, keluarga, dan semua orang-orang yang telah memberikan motivasi kepada saya, kalian adalah orang-orang hebat,” Ungkap ayah dari Furqan Dzaky Zaidan Aprizal.

Sementara untuk, jenjang Pendidikan yang dijalani duda satu anak ini, yaitu (S1) Stmik Dipanegara Makassar, (S1) STIM Lembaga Pendidikan Indonesia, (S2) Universitas Patria Artha, (S3) Universitas Negeri Makassar. Selama kuliah di PPS UNM dia pernah mengikuti Sandwich Like Lifedi University of Canberra Village Australia tahun 2012.

”Hal yang saya terapkan selama menempuh pendidikan begitu pula saya terapkan ke mahasiswa saya yaitu kejujuran dan kedisiplinan, orang bisa berhasil harus dibarengi dengan kedisiplinan, i have principles no time is money but time is oppertunityes,”Ucap pria yang suka adventure.

 

FAJAR RFR

To Top