Wabup Bulukumba Sidak, Ehhh..Kepala DTRPCK Tak Hadir. Sanksinya Apa Yah??? – RADAR SELATAN

RADAR SELATAN

Bulukumba

Wabup Bulukumba Sidak, Ehhh..Kepala DTRPCK Tak Hadir. Sanksinya Apa Yah???

RADAR SELATAN.CO.ID BULUKUMBA — Wakil bupati (Wabup) Bulukumba, Tomy Satria Yulianto, melakukan inspeksi mendadak (Sidak) terhadap kinerja pegawai negeri sipil (PNS) ke beberapa Satuan Kerja Perangkat Daerah (SKPD), Rabu, 8 Juni.

Hasilnya, kepala Dinas Tata Ruang, Perumahan dan Cipta Karya (DTRPCK) Bulukumba, Pasakai, tak masuk saat Wabup tiba di lokasi pemantauan.

Selain Tata Ruang, Tomy Satria Yulianto juga melakukan sidak kebeberapa kantor lainnya. Diantaranya, Dinas Pengelola Sumber Daya Air (PSDA), Dinas Peternakan dan Kesehatan Hewan, Dinas Kependudukan dan Catatan Sipil (Disdukcapil), dan terakhir Dinas Kesehatan (Dinkes) Bulukumba.

Wabup turun langsung ke SKPD ingin melihat dari dekat kondisi pegawai. Dinas Tata Ruang tergolong rendah jumlah kehadiran pegawai dibandingkan instansi lainnya. “Iya, ada beberapa pegawai tidak hadir. Sidak ini rutin kita lakukan secara bergiliran ke SKDP. Kita ingin melihat langsung di lapangan,” ujarnya.

Menurutnya, pelayanan selama bulan puasa harus tetap berjalan seperti hari sebelumnya. Pegawai diharapkan tetap memberikan pelayanan dengan baik, dan sesuai tufoksinya. Bulan ramadan bukan menjadi alasan produktivitas pegawai malah berkurang.

Namun, pelayanan terhadap masyarakat harus berjalan sebagaimana mestinya, baik di bulan ramadan maupun pada bulan lainnya. Bahkan, puasa tidak bisa menjadi alasan harus malas. “Pelayanan harus jalan. Kami tidak mau karena puasa, kemudian pelayanan menjadi pelayanan tidak bagus. Ini hak dasar warga yang harus dipenuhi,” jelasnya.

Ketua DPRD Bulukumba, Andi Hamzah Pangki, mendukung langkah wakil bupati melakukan sidak ke SKPD. Hanya menurut dia, seharusnya bupati dan wakil memberikan sanksi bagi pegawai yang melanggar, bukan sekadar memantau saja.

Apalagi, pemerintahan sekarang sedang menjanjikan reformasi pegawai, maka ini harus dijalankan, bukan justru membiarkan, bahkan baru dibilang keren yang merupakan tagline bupati dan wakil berhasil jika melakukan reformasi. “Iya, kami mendukung. Tapi, kan harus dibuktikan. Kalau ada melanggar beri sanksi. Ini baru keren,” katanya.

Sementara itu, Kepala Disdukcapil Bulukumba, Andi Mulyati Nur mengaku, setiap hari semua pegawai hadir tepat waktu, tidak satupun yang absen. Sebab, capil ini membicara pelayanan sehingga semua harus jalan, bahkan dibulan puasa justru banyak orang yang sakit membutuhkan pelayanan.

“Pak wabup memberi apresiasi bagi kita, dan semua hadir. Jangan bulan ramadan, kemudian pelayanan tidak jalan, justru di bulan ini harus lebih bagus,” ujar mantan sekretaris DPRD Bulukumba ini.

Akbar Wahyudi

To Top