Dinas KP3E Bantaeng Pastikan Stok Sembako Aman – RADAR SELATAN

RADAR SELATAN

Bantaeng

Dinas KP3E Bantaeng Pastikan Stok Sembako Aman

PANTAU SEMBAKO. Kepala Dinas Perdagangan Banteng, Andi Mappatoba memantau langsung harga sembako di Pasar Loka, Kamis kemarin.

RADAR SELATAN.CO.ID BANTAENG — Dinas Koperasi, UMKM, Perindustrian, Perdagangan, Pertambangan, Pertambangan dan Energi (KP3E) Kabupaten Bantaeng, memastikan stok sembako sepanjang Ramadan aman. Selain itu, harga sejumlah kebutuhan juga tetap terkendali.

Hal ini disampaikan Kepala Dinas (KP3E) Bantaeng, Andi Mappatoba saat melakukan peninjauan langsung ke sejumlah pasar, Kamis 9 Juni, salah satunya Pasar Loka. Didampingi Kabid Perdagangan, Samson, Kades Bontorannu, Kasman, dan kepala pasar, kadis mengecek harga di pedagang mulai tengkulak hingga eceran.

Seperti misalnya sayuran, harga di pasar ini terbilang murah karena Loka merupakan daerah penyuplai sayur mayur. Selain itu harga-harga kebutuhan pokok cenderung stabil, hanya beberapa yang mengalami lonjakan, dan ada juga justru turun.

“Kalau yang harganya menonjol turun itu bawang merah dari Rp 27.000 per kilogram menjadi Rp 15.000. Yang naik itu seperti kentang dari Rp 4.000 per kilo menjadi Rp10.000 per kilo,” kata Mappatoba.

Pasar Loka, lanjut kadis, merupakan pasar yang menjadi pusat perputaran ekonomi masyarakat di enam desa di Kecamatan Sinoa, bahkan dari daerah tetangga. Pasar yang dibuka hanya dua kali sepekan yakni Senin dan Kamis, mampu menyuplai hasil tanaman seperti sayur mayur hingga ke beberapa kabupaten seperti Bulukumba, Jeneponto, Sinjai, Bone, Makassar, dan Selayar.

“Ia potensi sayuran di sini sangat luar biasa. Bisa menyuplai beberapa daerah termasuk juga ke Kalimantan dan Sulawesi Tenggara. Kalau lihat mobil truk yang melintas itu mengangkut sayuran dan rempah,” jelasnya.

Hanya saja sebagai daerah pengunungan, Loka disuplai ikan. Menurut pedagang ikan, Rona, lauk tesrebut disuplai dari beberapa daerah seperti Paotere (Makassar), Bone, Bulukumba dan juga Sinjai. “Ia kita diantarkan langsung ke sini kalau subuh hari. Pedagang tinggal jual,” katanya.

Kepala Bidang Perdagangan, Samson, pasar yang dibuka belum lama ini memiliki kios sebanyak 36 sedangkan kapasitas lapak yang bisa ditanggu mencapai maksimal 300. “Pedagang yang buka lapak disini sudah 292, itu yang terdata. Biasanya pasar mulai tutup jam 11.00 wita kadang juga sampai jam 10.00 wita,” katanya.
________________

To Top