Penderita Malaria di Bulukumba Capai 264 Kasus – RADAR SELATAN

RADAR SELATAN

Bulukumba

Penderita Malaria di Bulukumba Capai 264 Kasus

ilustrasi (int)

RADAR SELATAN.CO.ID BULUKUMBA — Dinas Kesehatan Bulukumba mencatat penderita malaria di Kabupaten Bulukumba mencapai 264 kasus dalam kurun waktu lima tahun terakhir ini.

Pengelola Malaria Dinas Kesehatan (Dinkes) Bulukumba, Faizal Johar Pasmar menjelaskan secara rinci penderita malaria mulai 2011 sebanyak 112 kasus, 2012 yakni 49 kasus, 51 kasus 2013, 23 kasus tahun 2014, 20 kasus di tahun 2015 dan terhitung mulai Januari hingga April yakni 9 kasus.

Lanjut Faizal, jenis penyakit malaria dominan terjadi di Bulukumba yakni Vivaks atau infeksi atau melalui penularan. Sebab sebagian kasus malaria dikategorikan sebagai impor dari Papua.

Dikatakan impor dari Papua misalkan salah seorang warga menderita malaria dan pulang ke kampung halamannya dan disitu bisa terjadi penularan.

“Itu kami lakukan dan ketahui berdasarkan penyelidikan etimologi impor atau lokalnya jenis penyakit malaria,” ungkapnya.

Dia mengaku, penanganan penyakit malaria hingga sekarang telah banyak dilakukan termasuk melakukan himbuan terhadap masyarakat agar memeriksakan diri ke puskesmas setempat atau langsung dirujuk ke rumah sakit umum jika diindikasi terjadi penyakit tersebut.

Selain itu, pihaknya juga memperbanyak sosialisasi cara pencegahan malaria yakni menjaga pola hidup sehat, makan makanan bergizi dan istirahat yang cukup. Serta membiasakan diri lingkungan rumah bebas dari sampah tempat sarang nyamuk.

“Kalau malaria hampir sama penanganannya dengan Demam Berdarah Dengue (DBD) yakni menjaga pola hidup sehat dan banyak dijumpai di sawah, area perbukitan, pinggir pantai, kebun, empang, genangan air,” cetusnya.

Sedangkan anggaran penanganan penyakit malaria di Bulukumba dianggap sudah mencukupi yakni sebesar Rp30 juta 2016 dan Rp40 juta 2015 lalu.

Nindar Rosmawan
_____________________

To Top