Korban Puting Beliung di Dannuang Tunggu Bantuan Pemerintah – RADAR SELATAN

RADAR SELATAN

Bulukumba

Korban Puting Beliung di Dannuang Tunggu Bantuan Pemerintah

HANCUR. Bangunan dapur rumah warga hancur setelah ditimpa pohon yang tumbang beberapa waktu lalu. Kini warga berharap bantuan pemerintah untuk perbaikan rumahnya.

RADAR SELATAN.CO.ID BULUKUMBA — Korban angin puting beliung di Lingkungan Appasarengnge, Kelurahan Dannuang, Kecamatan Ujungloe, Rosdiana (35) meminta bantuan rehabilitasi rumahnya yang hancur ditimpa pohon kapuk dan kelapa yang tumbang, sepekan lalu. Peristiwa tersebut membuat bagian dapur hancur beserta perabotannya.

Kepada RADAR SELATAN, Rosdiana yang ditemui di rumahnya mengaku telah melaporkan peristiwa tersebut ke pemerintah setempat dan instansi terkait.

Sejauh ini, pihak Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) hanya memberikan bantuan bahan makanan.

“Adami bantuannya dari penanggulangan bencana (BPBD, red), satu dos air dan satu dos mie, sembilan kaleng makanan kaleng. Tapi yang kupusingkan sekarang dapurku, hancur belumpi bisa diperbaiki. Mauka minta bantuan sama pak bupati kodong,” ucapnya, Minggu 29 Juni 2016.

Menurut ibu dua anak ini, kerugian meteril dari bencana tersebut ditaksir mencapai Rp 30 juta. “Kurang lebih Rp 30 juta, karena manami batunya, bahannya sama ongkos tukangnya kalau mau dibangun kembali. Sekitar segitu,” ujarnya.

Sementara itu, Kepala BPBD Bulukumba, Akrim Andi Amir mengatakan, pihaknya sudah menyalurkan bantuan logistik kepada korban. Hanya saja untuk bantuan perbaikan rumah atau material masih tahap proses.

“Kalau bantuan logistiknya suda kita salurkan. Kalau bantuan keuangan atau perbaikan rumah mekanismenya lain lagi, itu langsung ke bupati,” katanya.

Prosedur penyaluran bantuan bencana dalam bentuk dana ataupun material bangunan, kata Akrim melalui persuratan pemerintah setempat ditembuskan ke BPBD dan Dinas Sosial. Surat ditujukan langsung kepada bupati dan jika diakomodir bantuan dicairkan melalui dana tak terduga di Dinas Pengelolaan Keuangan Daerah (DPKD).

Tumbangnnya pohon kapuk yang berukuran besar dengan diameter lebih dari 1 meter itu terjadi pada Senin 13 Juni dini hari lalu sekira pukul 02.30 Wita tepat saat masyarakat termasuk pemilik rumah akan sahur. Tercatat ada dua rumah yang menjadi korban. Hujan deras disertai angin kencang ditenggarai sebagai penyebabnya. Beruntung tidak ada korban jiwa dalam peristiwa ini.

Reporter : Anjar Sumyana Masiga

Editor : Haswandi Ashari
——————————————-

To Top