Buruh Serabutan Dapat Rumah Gratis – RADAR SELATAN

RADAR SELATAN

Bulukumba

Buruh Serabutan Dapat Rumah Gratis

SUJUD SYUKUR. Setelah ditetapkan sebagai penerima Rumah Impian, pasangan keluarga miskin ini langsung sujud syukur disaksikan langsung Bupati Bulukumba, AM. Sukri Sappewali.

Program tahunan Ramadan Rumah Impian yang pertama kalinya digelar di Provinsi Sulawesi Selatan, kali ini program tersebut diadakan di Kabupaten Bulukumba. Program ini diadakan oleh Real Estat Indonesia (REI) bekerjasama Harian FAJAR, PT. Zarindah Perumahan, BNI, BTN dan sejumlah pihak lainnya termasuk pemerintah daerah yang mendukung Ramadan Rumah Impian.

Penerima bantuan ini awalnya dibuka melalui pendaftaran di Harian FAJAR oleh orang terdekat atau tetangga yang peduli terhadap kehidupan orang-orang yang kurang beruntung. Misalnya tidak memiliki rumah atau tinggal di gubuk reot dengan penghasilan yang minim dan tidak menentu.

Ketua DPD REI Sulsel, Arief Mone pada pembukaan Ramadan Rumah Impian yang digelar, Senin, 13 Juni di Desa Taccorong, perumahan PT Zarindah, mengatakan, pihaknya sangat bersyukur karena program ini terus berlanjut. Ini merupakan tahun ke enam. Dalam setahun bisa menyumbang rumah untuk kaum dhuafa sampai sepuluh unit.

Ia pun banyak berterima kasih terhadap donatur yang telah berbagi rezeki kepada orang-orang yang kurang beruntung. Seperti PT. Zarindah yang tiap tahun menyumbangkan lahannya, BNI yang terus peduli dan semua pihak yang telah berbagi bersama. Diantara semua provinsi, Sulsel dianggap menyumbang paling banyak setiap tahunnya dibanding provinsi lain yang hanya menyumbang satu hingga beberapa unit saja.

Bupati Bulukumba, AM. Sukri Sappewali juga sangat bersyukur. Bahkan ia menilai bantuan ini bukan hanya untuk penerima namun juga untuk dirinya selaku pemerintah daerah sebab telah membantu warga Bulukumba.

“Ini merupakan hadiah untuk saya selaku bupati. Yang dapat bantuan ini bukan tim sukses tapi benar-benar kaum dhuafa,” katanya.

Penerima bantuan sendiri yang dihadirkan pelaksana ada dua keluarga, keluarga Hamzah yang bekerja sebagai tukang becak motor (bentor) yang selama ini menumpang di rumah tetangga. Begitu juga dengan keluarga Udin, pekerja serabutan yang tinggal di gubuk reot beralas tanah. Namun keberuntungan sore itu berpihak pada keluarga Udin.

Udin, dengan rasa tidak percaya dan penuh bahagia langsung melakukan sujud syukur, begitupun dengan istri yang tengah menggendong bayinya. Bahkan saat penyerahan kunci rumah oleh bupati, pria paruh baya itu bersujud sambil memegang kaki bupati. Begitupun sebelum memasuki rumah tipe 36 itu, Udin terus saja bersujud syukur.

Semua yang hadir ikut terharu melihat kondisi Udin. Warga yang menetap di Bulukumba selama lima tahun terakhir itu sebelumnya tinggal di Desa Mattirowalie. Kini di rumah barunya sudah ada perabotan. Sejumlah pengusaha seperti Toko Mitra dan Loka 21 turut menyumbang. (*)

 

REPORTER: ANJAR SUMYANA MASIGA
EDITOR: HASWANDI ASHARI

To Top