Pemkab Bantaeng Distribusikan Rp 325 Juta Zakat dan Infaq – RADAR SELATAN

RADAR SELATAN

Bantaeng

Pemkab Bantaeng Distribusikan Rp 325 Juta Zakat dan Infaq

ILUSTRASI (int)

RADAR SELATAN.CO.ID BANTAENG, — Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Bantaeng melalui Badan Amil Zakat Nasional (Baznas) Bantaeng melakukan pendistribusian zakat dan infaq tahap ke-16, Sabtu, 25 Juni. Hadir Bupati Bantaeng, Nurdin Abdullah, pemerintah kecamatan dan sejumlah pihak terkait dalam pendistibusian zakat dan infaq yang akan diserahkan bupati secara simbolis.

Ketua Baznas, Drs. H. Muhammad Arbia Karib mengatakan, melaporkan saldo zakat dan infaq yang akan didistribusikan per 24 Juni itu sebesar Rp 325.871.831. Sakat dan infaq tersebut didistribusikan kepada fakir miskin, pengurus masjid, mahasiswa, anak miskin putus sekolah serta untuk warga kurang mampu sebagai modal kerja.

Arbia menguraikan penistribusian zakat dan infaq tahap ke-16 dari akat maal yakni bantuan ibnussabil 4 orang Rp 1.490.000, bantuan pengobatan (arriqab) Rp 500.000, bantuan fakir miskin konsumtif 876 orang Rp 174.800.000, bantuan anak miskin putus sekolah 44 orang Rp8.800.000, bantuan produktif modal kecil 52 orang Rp 15.600.000, bantuan penyelesaian SI (strata satu) 16 orang Rp14.000.000, bantuan pembangunan masjid 7 unit Rp 14.000.000.

“Pendistribusian infaq ada bantuan kemanusiaan dan kesetiakawanan sosial seperti fakir miskin, korban kebakaran, perawat jenazah senilai Rp 16.146.000. Kemudian bantuan kemaslahatan ummat Rp 19.050.000 dan bantuan pembinaan intensifikasi dan peningkatan SDM Rp 61.485.831,” ungkapnya.

Dalam rangka optimalisasi zakat, infaq dan sedekah ke BAZ, lanjut Arbia, pihaknya melakukan sosialisasi. Kemudian melakukan koordinasi dengan pemkab Bantaeng. Melaksanakan pencerahan sekaligus laporan penerimaan dan pemanfaatan zakat infaq dan sedekah. Ia pun melaporkan saldo per 24 Juni 2016 Baznas mencapai Rp529.563.186.

Berkat kegiatan yang dilakukan, Muzakir pembayaran zakat, infaq dan sedekah meingkat dari tahun ke tahun. Dari data yang dimiliki, 2009 hanya 378 orang dan 2015 meningkat menjadi 2.446 orang, namun pembayarannya belum paten. PNS yang terlibat sudah 979 dari pegawai SKPD 356 orang dan guru 623 orang.

“Ini berkat instruksi dan seruan serta kesepakatan bupati dengan pegawai dan gurupada 26 Mei 2016 lalu di Balai Kartini,” ujarnya.

Nurdin Abdullah dalam sambutannya mengatakan, dalam penyaluran akat dan infaq tiap tahunnya, ia selalu hadir. Untuk melihat langsung warganya yang berhak menerima batuan. Sebab ia menyadari masih banyak warga Bantaeng yang perlu peningkatan kesejahteraan. “Alhamdulillah kita kembali menyerahkan bantuan, tapi saya bersyukur, dari tahun ke tahun penampilan penerima sudah berubah, semua cantik-cantik dan rapi. Artinya ada perubahan,” katanya.

Dari laporan yang disampaikan, Nurdin optimistis ke depan Bantaeng akan lebih sejahtera, karena kesadaran warga semakin tinggi dalam membayar zakat dan infaq. “Jadi memahami dalam rezeki kita, ada hak orang lain,” tambahnya.

 

Anjar Sumyana Masiga
—————

To Top