Wow, Anggota DPRD Bulukumba Minta Randis – Radar Selatan

Radar Selatan

Bulukumba

Wow, Anggota DPRD Bulukumba Minta Randis

ilustrasi (int)

RADAR SELATAN.CO.ID BULUKUMBA — Anggota DPRD Kabupaten Bulukumba mulai menyuarakan Undang-undang 23 Tahun 2014. Dalam aturan tersebut dijelaskan bahwa status anggota DPRD kabupaten bukan lagi sebagai pejabat negara, melainkan pejabat daerah.

Berarti fasilitas yang dimiliki oleh pejabat daerah seperti eselon II juga harus dimiliki oleh para wakil rakyat.

Sekretaris DPRD Kabupaten Bulukumba, Ali Saleng membenarkan hal itu. Menurut dia, UU yang berlaku sebelumnya menjelaskan bahwa ketua dan anggota DPRD adalah pejabat negara.

“Kini setelah ada UU 23 Tahun 2014 itu maka ada perubahan bahwa ketua dan anggota adalah pejabat daerah. Maka konsekuensinya begitu, sebab tidak menutup kemungkinan semua anggota DPRD menuntut karena sudah berstatus pejabat daerah, artinya apa yang diberikan kepada pejabat daerah, itu juga diberikan kepada anggota DPRD,” katanya, Selasa, 26 Juli 2016.

Rencananya jika memungkinkan 40 anggota DPRD menggunakan fasilitas kendaraan dinas maka secara bertahap akan disesuaikan keuangan daerah.

“Pengadaannya secara bertahap. Kalau memungkinkan ada yang kita masukkan ke APBD Perubahan dan ada ke APBD murni,” jelasnya.

Meski begitu kata dia, tidak semua anggota DPRD akan menerima karena beberapa dari mereka sudah memiliki kendaraan operasional.

“Jika selama ini di DPRD mobil operasionalnya adalah Ertiga, tidak menutup kemungkinan bisa saja yang diperdakan adalah Innova sesuai pejabat eselon II. Tapi itu kita kembalikan kepada para anggota dewan dulu, bagaimana maunya,” jelasnya.

Ia menguraikan jika harga satu mobil kurang lebih seharga Rp 300 juta, kemudian dikali 40 orang maka daerah perlu menyiapkan alokasi anggaran Rp 12 miliar hanya untuk kendaraan dinas.

Ketua Komisi D DPRD Bulukumba Fahidin Hdk berpendapat sama. Meski belum secara kelembagaan ia ungkapkan. Rencana pengadaan ini sudah ia utarakan bahwa akan dilakukan secara bertahap yakni tiga gelombang.

“Kita akan lakukan secara bertahap. Saya kira ini sangat perlu karena untuk menunjang kinerja di DPRD,” jelasnya.

Terpisah, Wakil Bupati Bulukumba, Tomy Satria Yulianto mengaku siap kapan saja mengabulkan permintaan para anggota dewan namun pihaknya tidak langsung merealisasikan lantaran harus melihat dulu kondisi keuangan daerah.

“Kita akan komunikasikan dulu, duduk bersama dengan seluruh stakeholder dan anggota DPRD, dengan tetap berujuk pada kepentingan daerah yang saat ini masih sangat membutuhkan anggaran dalam meningkatkan kesejahteraan melalui pembangunan daerah,” ujarnya.

Akbar Wahyudi

To Top
Do NOT follow this link or you will be banned from the site!