Mobil Legislator Seruduk Motor, Satu Tewas – Radar Selatan

Radar Selatan

Hot News

Mobil Legislator Seruduk Motor, Satu Tewas

MOBIL MAUT. Mobil milik anggota DPRD Jeneponto yang menabrak seorang warga hingga tewas diamankan di Satlantas Polres Jeneponto. 

RADAR SELATAN.CO.ID JENEPONTO — Peristiwa kecelakaan maut yang menewaskan, Sumarni Dg Lebong (50) warga Tanrusampe, Lingkungan Pabiringa, Kecamatan Binamu, Kabupaten Jeneponto masih menyisakan tanda tanya. Pasalnya, hingga kini polisi belum menetapkan siapa pengemudi mobil yang bertanggung jawab atas kematian nenek dua cucu tersebut.

Informasi yang dihimpun RADAR SELATAN menyebutkan, ada dua versi cerita berbeda di balik kecelakaan maut tersebut. Suami korban, Sampara Dg Liwang (58) mengatakan, pengemudi mobil Avanza DD 612 IQ yang menabrak ia dan istrinya saat mengendarai motor Jupiter DD 3951 GB di Perapatan Jl. Pelita, Kabupaten Jeneponto pada Jumat sore 2 Juli lalu dikemudikan oleh Hj. Sopiah yang juga anggota DPRD Jeneponto.

“Saya masih sadar, yang tabrak saya itu perempuan ciri-cirinya gemuk putih (Hj. Sopiah, red). Karena setelah dia tabrak saya, sempatja nawab ke rumah sakit samaka istriku (almarhum, red). Namun saat satu jam di rumah sakit dan istri saya meninggal dia itu sudah tidak ada,” ungkap Sampara saat ditemui di rumahnya.

Namun Hj. Sopiah membantah sebagai pengemudi mobil maut tersebut, melainkan kerabatnya bernama Hadri (25). “Astaga, bukan saya yang bawa itu mobil. Ini (Hadri, red) yang bawaki. Tapi waktu diantarki korban ke rumah sakit, saya yang setirki itu mobil,” kata politkus PBB ini saat ditemui di kantor Satlantas Polres Jeneponto.

Kasat Lantas Polres Jeneponto, AKP Ribi mengaku pihaknya masih menyelidiki kasus kecelakaan ini. “Kasusnya masih kita selidiki dengan memeriksa sejumlah saksi, termasuk saksi korban dan saksi lainnya di TKP (Tempat Kejadian Perkara). Mobil sudah kita amankan jenis Avanza DD 612 IQ,” jelasnya.

Perisitwa ini sendiri terjadi saat korban, Sumarni Dg Lebong berboncengan dengan sang suami Sampara Dg Liwang. Namun saat berada di Perempatan Jl. Pelita, tiba-tiba sebuah mobil milik sang anggota dewan menabraknya dari belakang. Nahas bagi Sumarni tubuhnya terhempas ke dalam mobil, sementara sang suami terhempas ke jalanan dan hanya mengalami luka ringan.

Sumarni sendiri sempat dilarikan ke rumah sakit untuk mendapatkan perawatan medis. Namun akibat luka yang dialami cukup parah, korban akhirnya menghembsukan nafas terakhir setelah satu jam di rumah sakit. Sang suami berharap, kasus tersebut diproses sesuai peraturan hukum yang berlaku. 

“Saya serahkan saja kasus ini ke polisi bagaimana baiknya,” kata Sampara usai prosesi pemakanan sang istri. 

Dedi

To Top
Do NOT follow this link or you will be banned from the site!