Pengusaha Tambang Abaikan Larangan DPRD – Radar Selatan

Radar Selatan

Bulukumba

Pengusaha Tambang Abaikan Larangan DPRD

MASIH BEROPERASI. Tambang galian C di Desa Padang masih beroperasi meski sebelumnya anggota DPRD telah melarang.

RADAR SELATAN.CO.ID BULUKUMBA — Pihak DPRD Kabupaten Bulukumba meminta pemerintah daerah dan aparat kepolisian turun tangan terkait masih maraknya aktivitas tambang ilegal di beberapa desa seperti misalnya di Desa Padang, Kecamatan Gantarang dan Desa Manjalling, Kecamatan Ujung Loe.

DPRD bahkan telah turun dan melarang pengusaha tambang galian C untuk beroperasi lagi karena dianggap sudah merusak lingkungan sekitar.

Anggota DPRD Bulukumba, Hj. Nuraidah mengaku mendapat laporan dari masyarakat setempat yang merasa terganggu dengan aktivitas tambang tersebut, selain merusak badan sungai, juga berpotensi merusak lahan masyarakat.

“Jangan sampai terjadi konflik antara warga dan pengusaha tambang. Memang dari pantauan kami badan sungai sudah rusak, terkikis dan anjlok akibat dikeruk alat berat,” ujarnya, kepada RADAR SELATAN, baru-baru ini.

Humas Polres Bulukumba, AKP. Syarifuddin meminta kepada masyarakat untuk melaporkan secara resmi. Laporan nantinya akan segera ditindaklanjuti.

“Kita bisa saja langsung turun ke lapangan untuk usut masalah tambag ilegal ini, namun alangkah bagusnya kalau kami turun berdasarkan laporan, agar di lapangan, saksi-saksi bisa kami kumpulkan,” pintanya.

Sementara itu, Pemerintah Provinsi Sulsel melalui Dinas Energi dan Sumber Daya Mineral telah mengeluarkan surat edaran ke Pemerintah Daerah Kabupaten Bulukumba dengan nomor: 540/553/DESDM-TBG/2015.

Isi surat tersebut, meminta kepada Pemda Bulukumba untuk
menghentikan semua aktivitas tambang yang tidak mengantongi izin usaha pertambangan (IUP) di Kabupaten Bulukumba sesuai Undang-undang nomor 4 tahun 2009 tentang pertambangan tanpa IUP, IPR atau IUPK. Bagi pemilik atau pengusaha tambang yang tidak merespon surat edaran tersebut, diancam pidana penjara paling lama 10 tahun atau denda paling banyak Rp 10.000.000.000,00 (sepuluh miliar)

Akbar Wahyudi

To Top
Do NOT follow this link or you will be banned from the site!