Dinkes Kampanyekan Penurunan Angka Kematian Ibu dan Bayi – RADAR SELATAN

RADAR SELATAN

Jentago

Dinkes Kampanyekan Penurunan Angka Kematian Ibu dan Bayi

SOSIALISASI. Kepala Dinas Kesehatan Jeneponto, dr. Syafruddin saat memberikan penjelasan pada sosialisasi program Mapakasunggu di aula kantornya, kemarin. Program ini dalam rangka menekan angka kematian ibu dan bayi.

RADAR SELATAN.CO.ID JENEPONTO – Dinas Kesehatan Jeneponto menggelar sosiliasai program “Mappakasunggu” di aula Dinas Kesehatan, Kamis 25 Agustus. Program ini dalam rangka membangun komitmen menekan angka kematian ibu dan bayi di Jeneponto.

Hadir dalam kegiatan ini, Bupati Jeneponto, Iksan Iskandar, Ketua TP-PKK  Jeneponto, Hj. Hamsiah Iksan, Kabid Binkesmas Sulsel, dr. Andi  Mappatoba, pimpinan SKPD, camat, serta  para kader Puskesmas. Dalam sambutannya, Kepala Dinkes Jeneponto, dr. Syafruddin mengatakan, program “Mappakasunggu” sebagai bentuk pendekatan ke masyarakat untuk memberi pemahaman dan memberikan pelayanan yang baik guna menekan angka kematian ibu dan bayi di Kabupaten Jeneponto.

“Program ini berkomitmen dalam menekan angka kematian ibu hamil dan bayi kita lakukan semaksimal mungkin. Di Jeneponto ada 6.000 ibu hamil per tahunnya, jika kita dapat melayani dengan baik maka 60.000 orang yang akan memuji pemerintah dan program Mappakasunggu,” ucapnya.

Sementara itu, Bupati, Iksan Iskandar mengapresiasi program tersebut. Diapun berharap program tersebut mendapat dukunga penuh para kepala desa/lurah dan camat. “Saya minta semuanya bisa bersinergi dengan Dinas Kesehatan. Ini sangat membantu program pemerintah dalam meningkatkan kesehatan di Jeneponto. Apalagi Mappakasunggu merupakan program inovatif yang telah diakui oleh Kementrian Kesehatan RI,” ujarnya. (ded/man/b)

To Top