Ini Dugaan Penyebab Tahanan di Polsek Bunuh Diri – Radar Selatan

Radar Selatan

Bantaeng

Ini Dugaan Penyebab Tahanan di Polsek Bunuh Diri

ilustrasi (int)

REPORTER: ANJAR S MASIGA
EDITOR: SUPARMAN

RADAR SELATAN.CO.ID BANTAENG —  Tahanan polisi bernama Rapping (30) yang nekat mengakhiri hidupnya dengan cara gantung diri diduga mengalami depresi berat. Hal ini diungkapkan Kasubag Humas Polres Bantaeng, AKP Sugem Sugitu, saat ditemui di ruang kerjanya, Kamis 26 Agustus 2016.

Berdasarkan keterangan dokter yang disampaikan pada pihak kepolisian, kata Sugem, pria yang ditahan karena kasus pembunuhan terhadap adik kandungnya depresi kemungkinan karena belum sembuh total. Karena itu, pihak kepolisian memberikan perhatian lebih agar warga Desa Layoa itu lekas sembuh.

“Dia itu tangannya masih sakit, jadi kalau makan disuap. Dia disuap isterinya yang selalu datang membesuk. Dia selalu dikeluarkan, kasih olahraga supaya segar,” jelasnya.

Dari laporan yang disampaikan padanya, Rapping ditemukan tewas pada Selasa, 23 Agustus pagi oleh istrinya. Kronologisnya, sang istri memberi makan dengan menyuapi. Kemudian istri meninggalkan sejenak untuk menelpon anaknya.

“Begitu istrinya melapor mau masuk lihat lagi suaminya, dia sudha gantung diri. Pas ditemukan itu sudah meninggal,” katanya.

Sekedar untuk diketahui, Rapping, merupakan tahanan Polsek Pajukkukang pada Juli lalu setelah keluar dari RSUD (Rumah Sakit Umum Daerah) Prof Anwar Makkatutu Bantaeng. Ia ditahan atas kasus pembunuhan terhadap adik kandungnya, Baha (27), warga Kampong Langgiria, Desa Kaloling.

Baha tewas di tangan kakaknya setelah terlibat aksi saling tebas akibat sengeketa lahan. Kejadian ini berlangsung pukul 09.00 wita pada Rabu, 29 Juni 2016. Kejadian, berawal saat korban berada di kebunnya, kemudian pelaku datang dengan sebilah parang dan keduanya pun saling tebas. Nahas, sang adik tewas dalam perjalanan menuju rumah sakit. Sedangkan kondisi Rappang kala itu juga kritis dan ditawat di rumah sakit. (jar/man)

To Top
Do NOT follow this link or you will be banned from the site!