Ipmah Milik Seluruh Pelajar dan Mahasiswa Bulukumba – RADAR SELATAN

RADAR SELATAN

Bulukumba

Ipmah Milik Seluruh Pelajar dan Mahasiswa Bulukumba

Sejumlah mahasisa yang masuk ke dalam tim 17. mereka menegaskan bahwa Ipmah adalah milik seluruh mahasiswa Bulukumba

RADAR SELATAN. CO.ID BULUKUMBA — Untuk memaksimalkan organisasi Ikatan Pelajar dan Mahasiswa (Ipmah) Bulukumba, khususnya dalam membantu secara aktif pemerintah daerah (Pemda) Bulukumba. Tim 17 terus berupaya dan mendorong kembali aktifnya ipmah melalui Konferensi yang akan diselenggarakan di Hotel Lamacca, 1 September mendatang.

Salah satu anggota tim 17, Yusuf Al Kindhi mengatakan Ipmah merupakan  organisasi  yang  menjadi mitra pemerintah daerah kabupaten Bulukumba, organisasi yang lahir sejak 1966 secara umum telah melahirkan putra-putri daerah terbaik dan mampu memberikan kontribusi yang besar terhadap kabupaten Bulukumba.

“nah dengan dasar ini maka pak wakil Bupati hadir di acara tudang sipulung  saat ramadhan yang  lalu dan mendorong mengaktifkan kepengurusan di lembaga ini, sehingga lahirlah team 17 yang terdiri dari kalangan mahasiswa Bulukumba,” jelsnya.

Selain itu dia juga menyayangkan adanya sejumlah pernyataan yang menyoroti soal komposisi tim 17 yang bukan berasal dari kader Ipmah melainkan KKMB, padahal mahasiswa yang berhimpun tidak membawa almamater akan tetapi membawa nama mahasiswa Bululumba.

“Aneh rasanya Ketua Ipmah komisariat Kajang, Nasrum Lamu, tak berdasar sama sekali. Logikanya sederhana ‘ketika orang masuk kerumahnya orang lain maka tetap dia bukanlah pemilik rumah’ jadi yg harus dipahami bersama team 17 adalah bentukan pemerintah daerah. Ipmah merupakan milik semua mahasiswa bulukumba,” jelasnya.

Mahasiswa lainya, Ribas, berharap besar Ipmah memang harus di godok kembali karena organisasi Ipmah bukanlah milik kepentingan individu atau kelompok melainkan kepentingan bersama. “Ini bukan kepentingan segelintir orang melainkan kepentingan kitia bersama untuk generasi yang akan datang dan saya berharap agar orang-orang yang tidak pro terhadap kembalinya eksistensi Ipmah bisa arif dan bijaksana melihat kondisi ini tanpa tendensi politik,”, pungkasnya.

To Top