Hendak Lakukan Penangkapan, Enam Polisi Masuk RS – RADAR SELATAN

RADAR SELATAN

Jentago

Hendak Lakukan Penangkapan, Enam Polisi Masuk RS

ilustrasi (int)

REPORTER: DEDI
EDITOR: SUPARMAN

RADAR SELATAN.CO.ID JENEPONTO — Sedikitnya enam anggota polisi menjadi korban kecelakan di Poros Jeneponto-Bantaeng, Kampung Camba Lompoa, Desa Balang Baru, Kecamatan Tarowang, Kabupaten Jeneponto. Keenamnya tercatat berutugas di Direktorat Polisi Air dan Udara (Polirud) Polda Sulsel.

Dua di antaranya merupakan perwira pertama (pama), yakni AKP Akis (40) yang mengalami luka robek di kepala dan lecet pada betis, serta Ipda Suparno (47) yang mengalai patah tulang rusuk bagian belakang dan robek pada lidah. Kemudian tiga lainnya merupakan bintara, masing-masing Aiptu Sarju (40) dengan robek pada kepala dan lecet pada betis kanan, Brigadir Sujana (32) lecet pada dagu, Briptu Sulkifli (28) luka robek pada kepala, pendarahan pada mulut, luka robek pada pipi kanan, dan Brigpol Anugrah (32) hanya mengalami luka lecet.

Peristiwa ini terjadi pada Sabtu dini hari 27 Agustu lalu sekira pukul 04.00 Wita. Saat itu para korban mengendarai mobil Avanza hitam DD 99 AK melaju dari arah Makassar menuju Bantaeng. Ketika tiba di jalur menjak, mobil yang dikemudikan Brigpol Anugrah itu beriringan dan tepat berada di belakang sebuah truk ekspedisi barang DD 8775 HH yang dikemudikan Jufri (50).

Diduga tak kuat menanjak, mobil ekspedisi yang tengah mengangkut barang itu akhirnya mundur. Sementara mobil yang dikendari para polisi tersebut tidak sempat menghindar hingga akhirnya tertabrak. Akibatnya, badan mobil Avanza tersebut ringsek.

Kapolres Jeneponto, AKBP Joko Sumarno yang dikonfirmasi mengaku pihaknya masih menyelidiki kasus kecelakaan yang menyebabkan enam anggota Polairud jadi korban. Namun, pengendara mobil truk ekspedisi sudah diamankan di Mapolres Jeneponto.

“Kita masih melakukan penyelidikan, tapi dugaan sementara berdasarkan hasil olah TKP, mobil Hino itu tiba-tiba mundur dan menabrak mobil Avanza yang dikendarai anggota (polisi),” terangnya.

Sementara itu, informasi yang dihimpun RADAR SELATAN menyebutkan, para korban rencananya akan melakukan penangkapan terhadap terduga pelaku kejahatan yang sudah menjadi TO (Target Operasi) Polairud Polda Sulselbar di Kabupaten Bulukumba.

To Top