Ada Lima Penambang Ilegal di Manjalling, Satu Milik Oknum PNS Dishub – RADAR SELATAN

RADAR SELATAN

Bulukumba

Ada Lima Penambang Ilegal di Manjalling, Satu Milik Oknum PNS Dishub

ILEGAL. Lokasi tambang milik oknum PNS Dishubkominfo Bulukumba yang beroperasi di Desa Manjalling tanpamemiliki izin. Pada gambar lain, lokasi tambang ilegal dengan menggunakan mesin rudal.

RADAR SELATAN.CO.ID BULUKUMBA — Keberadaan tambang ilegal di Desa Manjalling, Kecamatan Ujungloe, semakin meresahkan warga. Bahkan, warga yang merasa dirugikan akhirnya melaporkan hal ini ke polisi setempat.

“Laporannya sudah kami tindaklanjuti atas nama H. Sabri, warga Desa Manjalling, Kecamatan Ujungloe. Kami sudah ke lapangan mendata seluruh tambang ilegal yang beroperasi di Majalling,” kata Kapolsek Ujungloe, Iptu Muhammad Arief.

Dari pemantauan pihaknya, sedikitnya terdapat enam lokasi tambang ilegal galian C jenis pasir dan tanah timbunan. Enam lokasi tersebut tercatat milik enam orang, satu di antaranya memiliki dua lokasi.

“Masing-masing itu atas nama Ridwan alias Lide, satu mesin rudal satu lokasi. Kemudian Udin bin Jumala, dua lokasi dua mesin, Nufa bin Palili, satu mesin satu lokasi, H. Muh. Yakub, satu mesin satu lokasi, dan Bahri itu satu mesin eskavator. Bahri ini PNS di Dinas Perhubungan (Bulukumba),” sebut kapolsek.

Laporan tersebut, lanjut Muh. Arief, telah dilanjutkan ke Unit Tindak Pindana Tertentu (Tipiter) Polres Bulukumba untuk ditindaklanjuti. “Kamu sudah laporkan ke polres, tinggal di polres penanganannya, karena memang kewenangan polres,” kata kapolsek.

Sementara itu, salah satu pemilik lokasi tambang ilegal di Desa Manjalling, Bahri beralasan, lokasi miliknya sengaja digali untuk membuat tambak. “Bukanji semata-mata mau ditambang, mauja bikin empang untuk udang putih. Kalau jadimi empang, berhenti tommi,” dalihnya saat ditemui di lokasi tambangnya.

Inilah lokasi tambang galian C milik Bahri yang tidak memiliki izin.

Camat Ujungloe, Muh. Jufri Saleh yang dimintai tanggapan mengaku telah melakukan berbagai upaya untuk mencegah bertambahnya tambang ilegal di wilayahnya. Dia mengaku telah berkoordinasi dengan polsek dan Dinas Pertambagan. Diakuinya juga, kondisi lingkungan di beberapa desa akibat tambang ilegal sudah sangat memprihatinkan.

“Sudah sering kami sampaikan ke atas (Dinas Pertambangan, red), karena itu kewenangan mereka, termasuk polsek. Tidak ada alasan tidak menghentikan aktivitas tambang ilegal ini,” tegasnya.

To Top