Dinkes Tetapkan Keracunan Kerang sebagai Kejahatan Luar Biasa – RADAR SELATAN

RADAR SELATAN

Jentago

Dinkes Tetapkan Keracunan Kerang sebagai Kejahatan Luar Biasa

* Beda Data Jumlah Korban dengan Polisi
 RADAR SELATAN.CO.ID JENEPONTO — Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Jeneponto, dr. Syafruddin menyatakan, peristiwa keracunan akibat kerang laut yang dialami puluhan warga di Desa Malasoro, Kecamatan Bangkala sebagai KLB (Kejadian Luar Biasa). Hal ini berdasarkan jumlah korban yang terus bertambah, bahkan dua di antaranya meninggal dunia.


“Hasil pemeriksaan terhadapat korban, rata rata mengalami pusing, mual, sakit perut, bibir pecah, dan wajah terasa tebal serta merasa melayang usai  menkonsumsi kerang. Dua di antranya meninggal dunia,” kata dr. Syafruddin, kemarin.


Saat ini, kata dia, pihaknya telah membangun posko kesehatan 24 jam dilengkapi petugas dan peralatan medis untuk memeriksa dan merawat para korban. “Ada tim gerak cepat, Brigade Siaga 115 dengan personil 10 orang dokter, perawat 22 orang dan tenaga medis lainya untuk posko di Pustu Desa Malassoro selama 24 jam,” terangnya. 


Posko ini, lanjut dr. Syafruddin akan dibuka hingga Kamis pagi hari ini dan dilanjutkan dengan bakti sosial berupa pengobatan gratis bagi warga setempat. “Insya Allah besok kita bikin pengobatan gratis untuk masyarakat di sana (Desa Mallasoro, red),” jelasnya.

Hanya saja, data jumlah korban keracunan yang disampaikan polisi jauh bebeda dengan yang diungkapkan Dinas Kesehatan. “Ada 16 orang di Kantor Desa Mallasoro, Puskesmas Bangkala 4 orang, Rumah Sakit Lanto Dg Pasewang 8 orang, Rumah Sakit Takalar 1 orang, dan Rumah Sakit Bhayangkara 2 orang. Sementara yang diobservasi ada 30 orang, dan dua meninggal. Jadi 63 orang semua,” jelas dr .Syafruddin. 

 

Dedi

To Top