2017, Bulukumba masuk Prioritas Smart City oleh Menpan-RB – Radar Selatan

Radar Selatan

Bulukumba

2017, Bulukumba masuk Prioritas Smart City oleh Menpan-RB

ilustrasi (int)
REPORTER: RAKHMAT FAJAR
EDITOR: RISKANDI NUR
RADAR SELATAN.CO.ID BULUKUMBA  — Menteri Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrat (Menpan-RB), memasukkan Bulukumba dalam prioritas Smart City tahun 2017.
Smart city atau kota pintar dengan mengusung konsep pengelolaan pemerintahan melalui alat komunikasi dan telekomunikasi bertujuan untuk lebih memudahkan pejabat dan publik dalam mengelola pemerintahan.
Dan juga memudahkan akses bagi masyarakat dalam mendapatkan informasi birokrat dan manejemen penegelolaan sistem pelayanan yang ada di Satuan Perangkat Kerja Daerah (SKPD) dan berbagai ruang publik dan pelayanan di Bulukumba.
Bupati Bulukumba, A M Sukri Sappewali, yang dikonfirmasi usai menghadiri pertemuan 20 lebih kepala daerah di Bandung Jawa Barat menjelaskan, kegiatan smart city diikuti  adalah program milik Menpan-RB, menjadi kebanggaan tersendiri bagi pihaknya karena dari ratusan Kabupaten/Kota di Indonesia, Bulukumba masuk dalam 20 daerah yang diprioritaskan sebagai smart city.
Ragam potensi yang di miliki Bulukumba, mulai dari pantai, pertanian, wisata alam, budaya menjadi salah satu alasan Menpan-RB memilih Bulukumba.
“Tentu ini menjadi kebanggaan tersendiri buat kita warga Bulukumba. Apalagi dari pertemuan ini kita juga bertemu dengan Kementerian desa, kita akan mendapatkan bantuan dana khusus untuk membentuk satu desa percontohan pengelolaan ADD,” jelas A M Sukri.
Smart City sendiri meliputi program elektronik mulai dari penyusunan KUA-PPAS, pembahasan APBD yang mekanismenya dikerjakan secara terpadu dan sinergi melalui elektronik yang online dengan SKPD, Camat, Lurah sampai masyarakat, termasuk pengelolaan keuangan dan PAD.
Selain itu sistem ini nantinya akan online juga dengan Rumah Sakit, KTP, Pelayanan umum lainya, Lalu lintas dan kecelakaan.
“Walikota Bandung itu bisa memonitor Bandung hanya dalam satu Ruang Posko Kontrol dia bisa tau isi rumah Sakit berapa, Kecelakaan berapa untuk hari ini, berapa keluhan Warga yang masuk, dan ini online dengan semua SKPD malah dengan Polres jadi tujuannya efektifitas dan efesiensi yang utama,” jelasnya.
Rencananya program smart city sendiri akan mulai di canamkan di Bulukumba pada 2017 mendatang. Hanya memang program ini akan terlaksana dengan baik jika seluruh pihak bersinergi. “Jadi kita juga berharap nantinya seluruh aktifitas di Bulukumba, bisa di kontrol dalam satu ruangan,” katanya.
Sementara itu, Ketua Komisi D DPRD Bulukumba, Fahidin HDK mengaku, mengapresiasi atas langkah Pemkab Bulukumba, yang akan menjadikan konsep smart city sebagai salah satu upaya mendorong memaksimalkan pelayanan.
Hanya saja, untuk bisa menjalankan program tersebut harus lah bertahap disamping persoalan kemampuan anggaran dan terbatasnya sumber daya manusia juga perlu penyusaian diri masyarakat terhadap program smart city sendiri.
“Yang jelas intinya kita di DPRD akan mendukung itu selama kepentingan rakyat apalagi jika tujuannya untuk mendekatkan pelayanan. Yah kalau birokrat menyodorkan program dan anggaran soal itu, kita akan lihat nanti dan pelajari itu,” jelasnya. (**)
—————
To Top
Do NOT follow this link or you will be banned from the site!