Selamat Jalan Jasman Zainuddin, Jurnalis RADAR SELATAN – RADAR SELATAN

RADAR SELATAN

Bulukumba

Selamat Jalan Jasman Zainuddin, Jurnalis RADAR SELATAN

Jasman Zainuddin, Foto Semasa Hidup Beliau

HARIAN RADAR SELATAN berduka atas kepulangan salah satu jurnalis terbaiknya, Jasman Zainuddin yang terakhir kali menjabat sebagai redaktur (Editor) untuk halaman Jendela Desa dan halaman Pendidikan. Ia menghadap sang pencipta pada Sabtu, 3 September 2016 sekira pukul 21.00 wita di kediamannya di Desa Bontotangga, Kecamatan Bontotiro.

Bersama ratusan pelayat, jenazah pria bertubuh tinggi dan berkulit putih itu diantar ke peristirahatan terakhirnya tidak jauh dari rumah duka pada Minggu, 4 September 2016 sekira pukul 12.00 wita. Ia meninggalkan istri yang dinikahinya beberapa tahun lalu, Bau Arli yang akrab disapa Anti. dan kedua orang tuanya. Ia merupakan anak tunggal.
Jasman merupakan sosok yang memiliki dedikasi tinggi terhadap pekerjaannya. Di RADAR SELATAN, tidak terhitung begitu banyak kontribusi yang ia berikan untuk mengembangkan media lokal di Selatan Sulawesi Selatan. Ia bergabung kurang lebih tiga tahun.
Ia merupakan sosok sederhana, yang dikenal ramah dan suka bercanda. Di kantor, dia banyak melakukan program peliputan khususnya di halaman yang ditanganinya. Dalam pekerjaan, pria kelahiran 17 Juni 1983 ini begitu disiplin, juga dapat diandalkan dan senang bekerja tim. Ia pun senang meluangkan waktu untuk liburan bersama keluarga besar RADAR SELATAN yang biasanya dilakukan di akhir pekan. Namun karena kondisi kesehatannya yang terus meburuk sehingga ia banyak menghabiskan waktu di rumah dan beristirahat.
“Saya lupa kapan liburan bersama. Tapi seingatku dulu itu di Pantai Samboang, Bontotiro, waktu itu dia ajak istrinya,” kenang Rakhmat Fajar, jurnalis RADAR SELATAN dan juga ketua HMI Cabang Bulukumba.
Bagi reporter, khususnya yang bertugas untuk halaman yang ditanganinya, Jasman merupakan sosok kakak yang selalu memberikan arahan dengan khas tuturnya yang lembut. “Dia (Jasman, red) banyak edit beritaku. Tidak banyak menuntut dan caranya mendidik itu saya suka, karena tidak ngotot dan juga bahasanya santun,” ujar Fitriani Salwar, reporter RADAR SELATAN yang banyak meliput kegiatan-kegiatan desa.
Meskipun sakit, sebisa mungkin Jasman tetap mengerjakan tanggung jawabnya, meski itu dilakukan di rumah. Kebanyakan koordinasi dilakukan melalui telepon seluler maupun media sosial.
Pria yang aktif di organisasi kemahasiswaan Himpunan Mahasiswa Islam (HMI), mengawali karirnya di dunia jurnalistik sebagai stranger ANTV kemudian menjadi reporter di Kompas Online. Selanjutnya bergabung di RADAR SELATAN sebagai reporter dan melenggang kembali di media nasional sebagai reporter di Koran Tempo.  Karena penulisannya yang baik, ia pun mendapat tawaran RADAR SELATAN sebagai editor.
To Top